Najmulhayah's Blog

Posts Tagged ‘women

Bismillahirrahmanirrahiim..

Tentu kita semua sudah banyak yg mengetahui, bagaimana perilaku atau sikap masyarakat terhadap kaum wanita pada zaman dahulu. Pada zaman sebelum islam datang, banyak sekali bangsa di dunia yang mendiskriminasi kaum wanita. Bertindah semena-mena, bahkan tidak memanusiakan wanita. Coba kita lihat contoh-contoh di bawah ini :

Wanita di mata Orang2 Yunani : mereka mengklaim kaum wanita sebagai najis dan kotoran dari hasil perbuatan syetan, bagi mereka, wanita sama rendahnya dgn barang jualan di pasar. Bisa di jual ke orang lain. Tidak boleh menggunakan hartanya sendiri.

Wanita dimata Orang2 romawi : Wanita tdk punya Ruh, Sering dituangkan minyak panas pada tubuhnya, dan diikat pada ekor kuda lalu dibawa lari sekencang-kencangnya.

Wanita di mata orang2 cina : mereka bebas menjual istrinya sebagaimana budak perempuan, dianggap barang peninggalan yg bisa diwarisi kalau suaminya meninggal.

Wanita di mata Orang Persia : saat sedang haid wanita di asingkan ke tempat yang jauh di luar kota, ga ada yg boleh menemuinya.

Wanita di mata Orang yahudi : ayah berhak menjual anak perempuannya, menganggap wanita sebagai laknat dan kutukan karena pernah menyesatkan nabi Adam.

Wanita di mata orang2 Arab :
Wanita tidak punya hak waris, ada makanan yg diharamkan hanya buat kaum wanita, tidak punya hak apapun dari suaminya, laki2 berhak poligami berapapun jumlahnya, Ibu tiri menjadi harta pusaka mendiang suaminya untuk anak2 suaminya, anak bisa meminta ibunya untuk jadi istrinya, sering menjadikan istrinya bahan taruhan.

Kalau seorang suami ingin punya anak yg hebat,ia akan menyerahkan istrinya untuk digauli oleh orang yg hebat. Jika seorang wanita ditinggal mati suaminya, maka dia harus berkabung selama setahun, tdk boleh bebersih, harus tampil kumal, dan di asingkan dlm suatu ruangan. Bahkan yg tidak asing lagi, banyak anak wanita yg dikubur hidup2 oleh orang tuanya, karena pada zaman tersebut masayarakat malu bila punya anak perempuan..

Beberapa hal di atas, juga tertera dlm beberapa surat dalam Al-Qur’an :


“Dan apabila seseorang dari mereka diberi kabar dengan (kelahiran) anak perempuan, hitamlah (merah padamlah) mukanya, dan dia sangat marah. Ia menyembunyikan dirinya dari orang banyak, disebabkan buruknya berita yang disampaikan kepadanya. Apakah dia akan memeliharanya dengan menanggung kehinaan ataukah akan menguburkannya ke dalam tanah (hidup-hidup)? Ketahuilah, alangkah buruknya apa yang mereka tetapkan itu.” ( Q.S An Nahl : 58-59)


“Dan mereka mengatakan: “Apa yg dlm perut binatang ternak ini adalah khusus untuk pria kami dan diharamkan atas wanita kami,” dan jika yg dlm perut itu dilahirkan mati, maka pria dan wanita sama2 boleh memakannya. Kelak Allah akan membalas mereka terhadap ketetapan mereka. Sesungguhnya Allah Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.” ( Al-An’am : 139 )

Sungguh bisa kita lihat, betapa kejamnya perlakuan masyarakat zaman dahulu, sebelum adanya islam. Saat kondisi tersebut terus berkembang, dan semakin banyak kaum wanita yang teraniaya, Islam datang untuk melepaskan wanita dari belenggu-belenggu kenistaan dan perbudakan terhadap sesama manusia.

Islam memandang wanita sebagai makhluk yg mulia dan terhormat. Makhluk yg memiliki beberapa hak yg disyariatkan Allah. Di dalam Islam haram hukumnya berbuat aniaya dan memperbudak wanita. Dan, Allah akan mengancam orang yg berani melakukan perbuatan itu dgn ancaman siksa yg sangat pedih.. (Subhanallah, Allah baik sekali ya sama kita.. 🙂  )

Islam memandang sama antara laki-laki dan perempuan, mereka sama-sama manusia, yg membedakan adalah keimanan.. kita bisa lihat dalam ayat berikut ini..


“Barang siapa yg mengerjakan amal2 shaleh, baik laki-laki maupun wanita sedang ia orang yg beriman, maka mereka itu masuk ke dalam surga dan mereka tidak dianiaya walau sedikit pun.” ( An Nisa : 124 )


Islam sama sekali tidak menganggap wanita sebagai suatu bakteri yg mengandung penyakit dan juga bukan berasal dari hasil perbuatan syetan.

“Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.” ( Al Hujurat: 13)


Islam begitu memuliakan wanita, dalam islam, kemuliaan dan kehormatannya dijaga dengan ketat. kita bisa melihatnya pada beberapa ayat Al-Qur’an yang Allah turunkan.

“Dan orang-orang yang menuduh wanita-wanita yang baik-baik (berbuat zina) dan mereka tidak mendatangkan empat orang saksi, maka deralah mereka (yang menuduh itu) delapan puluh kali dera, dan janganlah kamu terima kesaksian mereka buat selama-lamanya. Dan mereka itulah orang-orang yang fasik.” ( An Nuur : 4 )

Dalam islam, perempuan juga mendapatkan hak waris, bukan barang yang diwariskan seperti pada masa jahiliyah. Islam juga mengatur tentang Perceraian agar tidak mendzolimi para wanita. Pada Zaman Jahiliyah, wanita yang sedang haid benar2 di jauhkan secara keseluruhan, tapi tidak dengan islam. Dalam Islam ia sama2 saja dgn wanita lain, tidak dikucilkan, dan punya hak yang sama untuk berinteraksi.

Islam juga mengajarkan untuk menyayangi istri dan menghormati Ibu. Bahkan Rasulullah sendiri sangat menekankan agar umatnya berbuat baik pada ibunya masing2. Seperti tertera pada hadist berikut :

“Sesungguhnya Allah mengharamkan kamu berani kepada para ibu, menolak kewajiban, meminta bukan haknya, dan mengubur hidup2 anak perempuan.

Sungguh, Islam itu layaknya pahlawan bagi para perempuan,
Umar Al-Faruq r.a mengatakan,

“ Demi Allah, pada zaman jahiliyah di mata kami wanita bukan apa-apa, sampai akhirnya Allah menurunkan apa yang harus Dia turunkan ttg mereka, dan membagikan apa yang harus Dia bagikan buat mereka “

Kita juga bisa menyimak, pengakuan salah seorang bangsa eropa bernama Guostav Loubon ttg pengaruh islam bagi kaum wanita :

“Sesungguhnya Islam telah memberikan pengaruh yg positive bagi peningkatan harkat kedudukan kaum wanita. Apa yg disumbangkan oleh islam itu jauh lebih banyak daripada apa yg diberikan oleh undang2 Eropa. Secara gamblang kita dapat melihat apa yg dilakukan islam dalam upayanya memperbaiki keadaan wanita di timur yg sebelum era Al-Qur’an nasib mereka sangat memilukan.”

Dengan adanya penghormatan terhadap wanita lah, akhirnya para wanita bangkit. Mereka menjadi sebagaimana manusia seharusnya. Mereka hadir sebagai sosok yang luar biasa. Mereka akhirnya memiliki hak untuk bisa turut berkarya. Mereka tumbuh sebagai sosok wanita sesuai yang di ajarkan islam. Patuh terhadap peraturan islam. Mereka pun memiliki hak untuk belajar.

Kita bisa lihat betapa banyak wanita-wanita hebat yang hadir zaman dahulu ketika datangnya Islam. Di mulai dari para Istri Rasulullah, putri beliau, para istri sahabat Nabi, dan banyak Shahabiyah lain pada zaman itu yang bersinar sebagai sosok wanita yg luar biasa.

Mereka menjadi backingan yang baik bagi suami mereka, sehingga suami mereka bisa berjuang dengan lebih optimal. Mereka menjadi pendidik bagi anak2 mereka. Sehingga anak2nya tumbuh dalam naungan Al-Qur’an. Mencetak kader2 dan mujahid-mujahidah yang tangguh. Memotivasi mereka untuk terus belajar,berjuang, dan bermanfaat.

Hingga saat itu bermunculanlah para pemimpin2 muslim yang Tangguh. Pada zaman tersebut, Islam bangkit, islam jaya, dengan wilayahnya yg semakin meluas, dengan umatnya yg semakin bertambah, dengan ilmuwan2nya yg bermunculan. Islam berhasil menguasai peradaban dunia. Menguasai bidang pendidikan, teknologi, Ekonomi,dan bidang2 lain.


Itu semua karena banyak tokoh2 hebat yg bermunculan. Dan tentu di balik setiap mereka, pasti ada minimal 2 orang wanita hebat, yaitu seorang Ibu yang mendidiknya dan seorang Istri yg senantiasa menyokong perjuangannya.

Bagaimana mungkin Ali bin Abi Thalib bisa menjadi pemimpin yang sederhana, jika siti Fatimah bukanlah seorang wanita yang qana’ah, jika siti Fatimah adalah wanita matre yg banyak tuntutannya.

Imam Syafii bisa menjadi Ulama besar dengan berbagai ilmu yg ia kuasai, karena sokongan ibunya agar ia terus mencari Ilmu, Ibunya yg mendorongnya untuk pergi ke tanah kelahiran nabi dan banyak mencari ilmu disana.

Bahkan Rasulullah pun bisa bertahan pada masa awal kenabiannya karena sokongan dari seorang istri yg luar biasa, yaitu Siti Khadijah.

Seorang laki-laki dengan idealism yang tinggi saat masih mahasiswa, Ia bisa kehilangan idealismenya ketika ia sudah berumah tangga, jika istrinya tidak bisa menjadi seorang partner yg baik. Seseorang yg anti korupsi pun, ada yang akhirnya terpaksa korupsi untuk membahagiakan keluarganya,karena Istri dan anaknya banyak yang menuntut.

Yah, Zaman dulu banyak bermunculan wanita2 hebat, sehingga muncul pula lah para laki2 hebat, yang akhirnya menjadikan islam berada pada puncak kejayaannya. Para wanita yang bangga dengan keislamannya. Para wanita yang memuliakan dirinya dengan aturan islam. Para Wanita yg menjadikan Al-Qur’an sebagai akhlaknya, menjadikan jilbab sebagai kehormatannya, dan senantiasa menjaga kemuliaan dirinya.


Hal tersebut membuat bangsa2 di Eropa gerah. Mereka tidak suka dengan kebangkitan agama Islam. Begitupun dengan bangsa yahudi. Mereka memiliki ambisi untuk menghancurkan kejayaan Islam. Mereka mengupayakan segala cara untuk bisa menjatuhkan islam. Hingga akhirnya mereka menyadari sesuatu yang menjadi kunci dari peradaban Islam. Yaitu WANITA..

Goldstone salah seorang Kristen mengatakan, “ Situasi timur tidak akan pernah tenang kalau hijab tidak segera direnggut dari wajah wanita kaum muslimin.”

Seorang Kristen lain bernama Zummer mengatakan, “Orang2 Nasrani tidak boleh putus asa. Sebab di dalam hati kaum muslimin benar2 telah berkembang kecenderungan yang cukup mencolok ke arah ilmu bangsa2 Eropa dan kepada kebebasan kaum wanitanya.”

Jean Paul Rou juga mengatakan, “ Sesungguhnya pengaruh barat yg terlihat di segala bidang dan dapat menguasai masyarakat islam memang lebih baik tidak perlu ditonjolkan. Biarlah yg menonjol gerakan kebebasan wanita.”

Itulah beberapa pernyataan dan rencana mereka yg busuk terhadap masalah wanita.


Ya, orang2 kafir merencanakan apapun, untuk bisa menghancurkan peradaban Islam, dan mereka membuat sasaran yang sangat tepat, yaitu Wanita.. Mereka kemudian dengan siasat yang licik, menggaungkan masalah Kebebasan Wanita. Dengan gencarnya mereka mempengaruhi para wanita, dimulai dengan cara yang halus.. Hingga tanpa para Wanita sadari, semua siasat mereka lambat laun mempengaruhi fikiran dan sikap para wanita Muslim.


Dimulai dari masalah Hijab, mereka berusaha menanamkan fikiran pada para wanita, bahwa hijab atau jilbab adalah suatu yang sangat mengekang kebebasan para wanita untuk berkarya. Masalah harta waris yang mereka keluhkan tidak adil,kemudian masalah poligami dalam islam yang mereka hasutkan bahwa itu sama saja menindas kaum wanita, masalah perbedaan hak wanita dan pria dalam bekerja atau berkarya di luar rumah, dan banyak masalah yang lain, yang mereka hasutkan pada diri dan fikiran para wanita muslim.

Mereka berupaya agar para wanita muslim, terpengaruh hingga akhirnya memberontak dari hukum Islam.

Kita bisa lihat beberapa hal yang mereka (orang kafir) atau kaum feminism berusaha tanamkan pada diri wanita muslim..


Kaum feminis bilang susah jadi wanita, lihat saja peraturan di bawah ini :
1. Wanita auratnya lebih susah dijaga (lebih banyak) dibanding lelaki.
2. Wanita perlu meminta izin dari suaminya apabila mau keluar rumah, tetapi tidak sebaliknya.
3. Wanita saksinya (apabila menjadi saksi) kurang berbanding lelaki.
4. Wanita menerima warisan lebih sedikit daripada lelaki.
5. Wanita perlu menghadapi kesusahan mengandung dan melahirkan anak. Dan memiliki hak bekerja atau berkarya di luar rumah yg lebih terbatas.
6. Wanita wajib taat kepada suaminya, sementara suami tak perlu taat pada isterinya.
7. Talak terletak di tangan suami, bukan isteri.
8. Wanita kurang dalam beribadat karena adanya masalah haid dan nifas yang tak ada pada lelaki.
9. etc….

Itu sebabnya mereka tidak henti-hentinya berpromosi untuk “MEMERDEKAKAN WANITA “

Coba, pernahkah kita lihat sebaliknya (kenyataannya)?

Benda yang mahal harganya akan dijaga dan dibelai serta disimpan di tempat yang teraman dan terbaik. Sudah pasti intan permata tidak akan dibiar terserak bukan? Itulah bandingannya dengan seorang wanita.


Wanita perlu taat kepada suami, tetapi tahukah lelaki wajib taat kepada ibunya 3 kali lebih utama daripada kepada bapaknya?

Wanita menerima warisan lebih sedikit daripada lelaki, tetapi tahukah harta itu menjadi milik pribadinya dan tidak perlu diserahkan kepada suaminya, sementara apabila lelaki menerima warisan, ia perlu/wajib juga menggunakan hartanya untuk isteri dan anak-anaknya.

Wanita perlu bersusah payah mengandung dan melahirkan anak, tetapi tahukah bahwa setiap saat dia didoakan oleh segala makhluk, malaikat dan seluruh makhluk ALLAH di muka bumi ini, dan tahukah jika ia meninggal karena melahirkan adalah syahid dan surga menantinya?

Di akhirat kelak, seorang lelaki akan dipertanggungjawabkan terhadap 4 wanita, yaitu : isteri, ibu, anak perempuan dan saudara perempuannya. Artinya, bagi seorang wanita tanggung jawab terhadapnya ditanggung oleh 4 orang lelaki, yaitu : suami, ayah, anak lelaki dan saudara lelakinya.

Seorang wanita boleh memasuki pintu syurga melalui pintu surga mana saja yang disukainya, cukup dengan 4 syarat saja, yaitu : shalat 5 waktu, puasa di bulan Ramadhan, taat kepada suaminya dan menjaga kehormatannya.

Seorang lelaki wajib berjihad fisabilillah, sementara bagi wanita jika taat pada suaminya serta menunaikan tanggungjawabnya kepada ALLAH, maka ia akan turut menerima pahala setara seperti pahala orang pergi berjihad fisabilillah tanpa perlu mengangkat senjata.

Doa wanita lebih makbul daripada lelaki karena sifat penyayang yang lebih kuat daripada lelaki. Ketika ditanya kepada Rasulullah S.A.W. akan hal tersebut, jawab baginda: “Ibu lebih penyayang daripada bapak dan doa orang yang penyayang tidak akan sia-sia.”
Wanita yang solehah (baik) itu lebih baik daripada 70 orang lelaki yang soleh.

Tiap perempuan yang menolong suaminya dalam urusan agama, maka Allah S.W.T. memasukkan dia ke dalam syurga lebih dahulu daripada suaminya (10,000 tahun).

apabila seseorang perempuan mengandung janin dalam rahimnya, maka beristighfarlah para malaikat untuknya. Allah S.W.T. mencatatkan baginya setiap hari dengan 1,000 kebaikan dan menghapuskan darinya 1,000 kejahatan.

Apabila seseorang perempuan mulai sakit hendak bersalin, maka Allah S.W.T. mencatatkan baginya pahala orang yang berjihad pada jalan Allah S.W.T.

Apabila seseorang perempuan melahirkan anak, keluarlah dia daripada dosa-dosa seperti keadaan ibunya melahirkannya.

Wanita yang memberi ASI kepada anaknya akan dapat satu pahala dari pada tiap-tiap titik susu yang diberikannya.

Wanita yang menyebabkan suaminya keluar dan berjuang ke jalan Allah dan kemudian menjaga adab rumah tangganya akan masuk syurga 500 tahun lebih awal daripada suaminya, akan menjadi ketua 70,000 malaikat dan bidadari dan wanita itu akan dimandikan di dalam syurga, dan menunggu suaminya dengan menunggang kuda yang dibuat daripada yakut.

Wanita yang menyapu lantai dengan berzikir akan mendapat pahala seperti meyapu lantai di baitullah.
Wanita yang bersalin akan mendapat pahala 70 tahun solat dan puasa dan setiap kesakitan pada satu uratnya Allah mengurniakan satu pahala haji.

Sekiranya wanita mati dalam masa 40 hari selepas bersalin, dia akan dianggap sebagai mati syahid.
Jika wanita menyusui anaknya sampai cukup tempo (2½ thn), maka malaikat-malaikat dilangit akan khabarkan berita bahwa syurga wajib baginya.

Barang siapa yang menggembirakan anak perempuannya, derajatnya seumpama orang yang senantiasa menangis karena takutkan Allah S.W.T. dan orang yang takutkan Allah S.W.T. akan diharamkan api neraka keatas tubuhnya.

Semua orang akan dipanggil untuk melihat wajah Allah di akhirat, tetapi Allah akan datang sendiri kepada wanita yang menutupi auratnya di dunia ini dengan istiqamah.

Masya ALLAH ! Demikian sayangnya ALLAH pada wanita ….kan?

Kita bisa lihat, bahwa semua yang Allah atur untuk semua Wanita Muslim, bukanlah untuk menindasnya, bukan untuk mengekangnya, tapi semata-mata untuk memuliakan kita sebagai seorang wanita. Semua yang Allah syaria’tkan, itu semata-mata untuk menjaga kita, menjaga kehormatan kita.


Tapi pada akhirnya, masih banyak para Wanita yang tidak menyadari itu dan terpengaruh oleh pemikiran2 yang digencarkan oleh Musuh-musuh Islam tersebut.

Ingat firman-Nya, bahwa mereka tidak akan berhenti melakukan segala upaya, sampai kita ikut / tunduk kepada cara-cara / peraturan buatan mereka.

“Sesungguhnya orang kafir itu merencanakan tipu daya yang jahat dengan sebenar-benarnya. Dan Aku pun membuat rencana (pula) dengan sebenar-benarnya.”
(At-Thariq 15-16 )

Maka kita, sebagai wanita Muslim,, Yakinlah, bahwa sebagai dzat yang Maha Pencipta, yang menciptakan kita, maka sudah pasti Ia yang Maha Tahu akan manusia, sehingga segala hukum/peraturannya, adalah YANG TERBAIK bagi manusia dibandingkan dengan segala peraturan/hukum buatan manusia.

Mereka, para musuh Islam, sengaja menjadikan para Wanita Muslim sebagai target utama mereka, mereka pertontonkan aurat wanita, mereka berikan gambaran2 yang mengundang syahwat bagi kaum laki-laki, sehingga para laki2 pun kehilangan produktivitasnya.. Mereka banyak memberi pengaruh buruk lewat Film, Fashion, dll..

Sehingga para wanita lupa akan peran utamanya.Mereka juga mempengaruhi para wanita untuk lebih senang bekerja di luar rumah daripada mendidik anak2nya di rumah. Mereka juga menanamkan fikiran bahwa kaum perempuan dan laki-laki harus memili hak yang sama untuk berkarya di luar rumah..


Padahal, kita bisa simak, pengakuan salah seorang Ilmuwan berkebangsaan Inggris bernama Samuel Simels, salah seorang yg menjadi sendi bagi kebangkitan negeri tersebut, dengan jujur pernah mengatakan :
“Sesungguhnya system yg mengatur supaya wanita sibuk bekerja di luar rumah atau di Industri2, sekalipun hal itu menjanjikan kesejahteraan, namun ia juga dpt berakibat merobohkan mahligai rumah tangga. Soalnya system itu menyerang langsung pada rangkanya, merobohkan pada sendi2 keluarga, mengoyak-ngoyak berbagai ikatan sosial, dan merampas istri dari suaminya, anak2 dari kaum kerabatnya..”

Itu karena indutstri2 tersebut justru membuat kaum wanita harus melepaskan kewajiban2 mulianya, mengorbankan anak2nya yg tumbuh tanpa sentuhan pendidikan dan perhatian yg menyebabkan mereka terlempar di sudut2 kesepian seraya kehausan akan kasih sayang seorang Ibu.

Kita bersama tau, bahwa Ibu adalah madrasah utama bagi anak2nya, Ibu yang membangun kepribadian dan karakter yg baik bagi anak2nya. Di balik para pejuang atau pahlawan yang hebat, ada seorang Ibu yang kuat. Dibalik para Ulama dan para Sahabat2 Rasul pada zaman dahulu, ada wanita2 hebat di belakang mereka, yang senantiasa membina mereka. Itu yang akhirnya menjadi kunci bangkitnya peradaban Islam saat itu.

Karena itu, cara ini, juga mereka, para musuh2 islam gencarkan pada para wanita muslim. Mreka ingin agar kita lebih senang bekerja daripada mendidik langsung anak2 kita. Dengan ini, banyak anak2 yang akan terjebak pergaulan bebas, yang broken home, yang ga diajarkan Al-Qur’an dari kecil, hingga zaman sekarang sedikit sekali anak2 yang bisa hafal Al-Qur’an. Padahal masa anak2 adalah masa paling mudah dalam menghafal.


Mereka ingin agar generasi2 penerus islam, tidak mendapatkan pendidikan yang layak atau pembinaan yg benar dari Ibunya. Sehingga tidak ada yg bisa meneruskan estafet bangkitnya peradaban islam. Terbukti sekarang, Islam tidak lagi memegang kunci peradaban dunia, banyak ilmuwan2 yang bermunculan bukan dari kalangan Islam. Roda ekonomi,politik, pendidikan, kesehatan, sudah tidak lagi di pegang oleh Islam, itulah bukti keberhasilan mereka dalam mempengaruhi kita.

Padahal kita bisa tahu betul, bagaimana hebatnya wanita2 yahudi mendidik anak2 mereka.. ibu2 yahudi sangat lihai dan fokus dlm mendidik anaknya untuk membenci rakyat palestina dan terbiasa membunuh dan menyakiti anak2 kecil yg lemah..

Coba, kita bisa bayangkan sebagaimana kuat tarbiyah ibunya pada anak2nya, sampai ketika dewasa, bangsa yahudi tidak memiliki kasihan sedikitpun saat menyakiti anak2 dan membunuhi orang2 palestina..

Sejak anaknya masih dalam kandungan mereka banyak belajar juga, agar anak2nya menjadi cerdas. Ketika anak2nya lahir, mereka focus mendidik mereka. Sehingga Kita bisa lihat, banyak sekali sektor2 kehidupan yang dikuasai orang2 yahudi sekarang.

Sudah selayaknya kita juga mnjadi Ibu yg lihai dan fokus dlm mendidik anak2 kita sehingga bisa mnjadi prajurit Mujahid dan Mujahidah Allah yg tangguh yg siap mempersembahkan hidupnya untuk bangkitnya kejayaan Islam.. Mengembalikan tonggak peradaban Islam. Kita juga harus bangkit, dan jangan mau kalah sama mereka.

Karena itu akhwat yang InsyaAllah selalu disayang Allah, kita sudah tau bagaimana dulu posisi wanita di masyarakat, dan kita juga sudah tau bagaimana derajat kita menjadi tinggi dan kedudukan kita menjadi luhur setelah datangnya Islam.. Kita sudah tau bagaimana Islam senantiasa menjaga dan memuliakan kita.. Bukankah kita dianggap makhluk2 yg hina dan diperbudak sebelum islam datang??

Apa kita akan mengikuti fatamorgana tersebut dan kembali mati kehausan setelah sebelumnya kita berlimpahan air??

Karena itu. Kuatkan keyakinan kita, jangan sampai kita terpengaruh oleh niat2 jahat mereka.. kita adalah Wanita,yang merupakan kunci dari sebuah kebangkitan peradaban, kunci dari lahirnya para Ulama dan Ilmuwan.. dan kita adalah Wanita Muslim,kunci dari bangkitnya kembali peradaban Islam.


Ketika mereka para musuh-musuh Islam menyadari kunci itu, menyadari potensi itu untuk menghancurkan islam, maka kita pun harus bangkit dan menyadari potensi itu, untuk meraih kembali masa kejayaan Islam..

Bagaimana caranya?? Kembalilah pada islam, bagaimana cara islam mengajarkan kita,bagaimana cara islam memposisikan wanita, dan bagaimana wanita seharusnya menurut islam.. Maka, kau akan menjadi wanita luar biasa, wanita yang dimuliakan, wanita yang menjadi tonggak peradaban, wanita yang dicinta dunia dan dirindu syurga..

Tunjukanlah pada dunia, pada mereka semua, pada musuh2 islam, bahwa :

“I’m a Women, and I’am a Muslimah..”

Dan katakana pada mereka,,
“Saya yakin pd aturan Islam terhadap saya, karena saya yakin itu semua Allah berikan untuk menjaga dan memuliakan saya,,karenanya percuma saja kalian mau mempengaruhi fikiran saya, krn bagaimana mungkin saya akan mengikuti fatamorgana kalian dan terjebak dlm nikmat sesaat yg berakhirat derita,jika islam telah mengangkat derajat saya dan menjanjikan sesuatu yang lebih indah untuk saya dan muslimah-muslimah yang lainnya.. ”

Wallahua’lam bishawab…

Iklan

Assalamualaikum wrwb…

Ahlan wa Sahlan ya Akhi, ya ukhti... semoga bisa bermanfaat untuk semuanya^^

demi masa

Oktober 2018
S S R K J S M
« Jan    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Nutrisi Jiwa

Allah tak pernah menjanjikan hari-hari kita berlalu tanpa sakit,berhias tawa tanpa kesedihan,senang tanpa kesulitan.. Tetapi Allah menjanjikan kekuatan kepada kita,untuk dapat melewatnya, selama kita ber-husnuzan kepadaNya..

Status

berusaha sabar dan ikhlas^^..
Iklan