Najmulhayah's Blog

Posts Tagged ‘pernikahan

Semoga cinta ini adalah cinta misi,bukan cinta nafsu.. Sehingga bisa membuatku lebih ikhlas dan bersabar dlm setiap prosesnya,dlm setiap penantiannya..

ya Allah, Maha Pemilik Cinta, aku titipkan satu cinta itu padamu,jangan kau hadirkan dulu saat ini,jadikanlah itu sangat indah suatu saat nanti.. ketika waktunya telah tiba.. Waktu yang paling tepat dengan seseorang yang tepat,yang telah Kau persiapkan sejak dulu..

titip satu cinta itu ya Allah, cinta yang akan membuatku semakin dekat dengan-Mu, cinta yang membuat Ia pun semakin dekat dengan-Mu.. Cinta yang membuat kami semakin mensyukuri betapa Luas nikmat dan karunia-Mu, dan membuat kami saling membimbing untuk mencapai ke-Ridho’an-Mu..

titip satu cintaku Ya Mushawwir,, cinta yang bisa menghasilkan sebuah keluarga yang sakinah, cinta yang bisa menciptakan sebuah rumah yang hangat yang akan menjadi tempat bangkitnya peradaban agama-Mu..

titip satu cinta itu Ya Malik, cinta yang darinya aku lahirkan para mujahid dan mujahidah yang tangguh.. yang senantiasa siap membela agama-Mu di garda terdepan.. Ksatria yang tidak pernah takut malawan musuh-musuh-Mu dan musuh-musuh Rasul-Mu..

titip satu cinta itu ya Rabb, jagalah kami, bimbing langkah kami,, sehingga kami bisa sama-sama terjaga,dan akhirnya sama-sama mendapatkan yg terjaga pula..

titip satu cinta itu Ya Rahman, cinta yang dengannya aku bisa banyak belajar, dan ia pun bisa banyak belajar, sehingga kami bisa saling mengisi dan semakin berkembang karena cinta itu..

titip satu cinta itu Ya Waliyy,, bimbing langkahnya, mudahkan urusannya, luaskan rizkinya, dan jaga dia untuk tetap berada di jalan-Mu, mudahkanlah jalannya dalam menemukan aku disini..

titip cinta itu Ya Karim,, jadikan hidupnya senantiasa bermanfaat, dan jangan lengahkan ia dgn fana nya kehidupan dunia.. Semoga saat ini pun ia sedang berjuang di sana,senantiasa berjuang untuk menggapai Syurga-Mu.. Jadikan ia orang yang bersungguh-sungguh untuk kehidupan dunia dan lebih bersungguh-sungguh untuk kehidupan akhiratnya..

titip satu cinta itu Ya Ghaffaar,, jadikan ia orang yang selalu mempelajari agama-Mu, orang yang selalu menyeru kepada agama-Mu.. jadikan ia Murrobi yang terbaik untukku dan anak-anakku kelak, jadikan ia murobbi terbaik untuk keluarga dan masyarakat..

titip cinta itu Ya Hafizh,, jaga aku dan jaga ia sampai waktu yang Kau tetapkan tiba, dan jadikanlah kami hamba-hamba-Mu yang senantiasa bersabar dan bersyukur..

titip cinta itu Ya Rabb..

Amiin..

-Jatinangor 3 Juni 2010 20:03-
ditengah draft2 SOOCA 🙂

Iklan

Sambil mengisi waktu, di tengah tak berdayanya tubuh untuk di ajak beraktivitas^^,, mungkin Allah memang sedang menyuruh untuk istirahat 🙂 , akhirnya hanya bisa terkulai lemas sambil mencoba merangkai kata, mengulangi rekaman kejadian tepat 3 hari yang lalu, saat hari bahagia saudara sepupuku Kania Adhiyanishita dengan suaminya Andhika.

Ya, hari itu, entah kenapa tamu tak diundang itu kembali hadir, ya, air mata itu kembali membanjiri wajahku di saat2 yang seharusnya aku tersenyum menghadiri akad nikah sepupuku. Entah sudah berapa kali, aku menangis saat mengikuti akad nikah saudara2 ku. Aku sendiri tidak yakin benar apa alasan yg membuat akhirnya air mata itu kembali terjatuh.


Aku hanya merasa suasana itu begitu syahdu, begitu mengharukan, begitu suci  dan begitu mengikat. Aku merasa akad nikah adalah sesuatu yang sangat sakral. Di saat itulah sang ayah, benar-benar melepaskan putrinya. Melepaskan putri yang selama ini di rawatnya, dididiknya, dijaganya dengan penuh rasa cinta dan kehati-hatian. Saat inilah sang ayah menyerahkan putrinya pada seorang pria yang telah dipilih, untuk menggantikan semua kewajibannya. Menjaganya, menafkahinya, mengayominya, dan mencintainya sepenuh jiwa dan raga.

Di dalam akad nikah inilah, terucap janji, untuk mengikat diri sebagai sepasang suami istri, yang saling menyayangi dan tidak menyakiti satu sama lain.  Yang menjalankan kewajibannya masing-masing guna menciptakan sebuah keluarga yang sakinah, mawadah wa rahmah. Janji yang seharusnya selalu diingat, di saat hati mulai jenuh, di saat jiwa mulai bosan, disaat fisik mulai lelah, disaat cinta mulai pudar, janji inilah yang harus selalu diingat. Untuk kembali menguatkan diri, kembali merangkai cita, kembali membangun cinta.

Ya, aku rasa ini bukan air mata kesedihan, tapi air mata haru. Haru dengan semua prosesi sacral itu. Haru dengan prosesi pemindahtanganan semua tanggung jawab itu. Hati ini hanya menyimpan harap, semoga kelak tanggung jawab terhadapku bisa diserahkan ayahku ke orang yang benar2 tepat. Orang yang benar2 bisa menjaga janji pernikahannya pada ayahku sampai akhir hayat kami. Orang yang benar2 bisa menjaga tanggungjawab itu, dan menggantikan kewajiban ayahku dengan baik. Bisa senantiasa membimbingku menggapai Ridha-Nya,Melahirkan generasi2 mujahid, dan menjadi Murrobi terbaik yang akan mengajakku terbang ke syurga-Nya.. Amiin..

Semoga setiap suami istri senantiasa mengingat kembali janji akad nikahnya ketika menghadapi permasalahan apapun dalam rumah tangganya. Sehingga bisa kembali menguatkan hati, dan menyadari tanggungjawabnya masing-masing.

Setelah akad nikah, acara dilanjutkan dengan resepsi pernikahan. Pernikahan yang bernuansa pink itu sangat menarik hati untuk bisa men-copy paste itu suatu saat nanti^^.. Subhanallah loh, ternyata cocok juga loh, kalau pink dipadu dengan warna silver. Istrinya terlihat cantik, suaminya terlihat gagah. Inspiring banget lah,untuk mewujudkan cita2 menikah dengan busana pink,heheu^^..

Di pernikahan itu, bener2 latihan buat jadi pengantin. Berdiri lama mempersilahkan para tamu undangan yg mau memberi selamat, dan sampai para tamu habis,kita belum boleh duduk. Pengalaman yang unik juga, adalah setelah kita boleh berpencar. Waktu dulu, waktu kita masih remaja (ceritanya skrg udh dewasa^^),, aku sama saudara2 aku tuh pasti bareng2.. jadi pagar ayu bareng, terus berkeliarannya bareng, makannya bareng sambil ngobrol2. Nah sekarang, ketika semua beranjak dewasa dan udah punya pacar masing2, aku deh yang kebingungan. Setelah kita menyelesaikan tugas kita, ketika aku mau ajak saudara2 aku ambil makan, ternyata mereka sudah berpencar duluan dengan pacarnya masing2.. waduh, sedih juga, akhirnya aku berkeliaran sendiri, dan salam sana-sini kalau ada saudara yg aku kenal.

Hmm, sempet terbersit pikiran iseng, karena aku ga boleh pacaran, biar kalo saudara2 aku nikah aku ga sendiri lagi, gimana kalau aku juga cepet nikah aja yah??! Hihihi^^,, tapi logika kembali menyadarkan, huss2, kayak yg udah siap aja.. jadi istri dan jadi ibu itu bukan pekerjaan sembarangan harus dipersiapkan dengan matang. Apalagi aku nya masih kekanak-kanakkan kayak gini.. Tapi benar loh saudara2,, kalau kita mau mempelajari dan memahami lebih jauh,pekerjaan seorang ibu itu tidak main2, semakin dipelajari,aku jadi semakin merasa blm siap..

Tapi semoga ketika waktunya tiba, aku sudah cukup siap dan dewasa dalam menjalani dan menyikapi semuanya,, amiiin…. Ups,, udah ah,, jadi ngomongin itu.. saya kan masih keciiilll…^^..

Pokoknya,, Barakallah lah buat Uni Nia dan da Andhika,, semoga pernikahannya Barakah dan  bisa membentuk keluarga yang sakinah,mawaddah,warahmah, melahirkan generasi2 yang shaleh dan shalehah^^,amiin^^..



Assalamualaikum wrwb…

Ahlan wa Sahlan ya Akhi, ya ukhti... semoga bisa bermanfaat untuk semuanya^^

demi masa

Oktober 2018
S S R K J S M
« Jan    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Nutrisi Jiwa

Allah tak pernah menjanjikan hari-hari kita berlalu tanpa sakit,berhias tawa tanpa kesedihan,senang tanpa kesulitan.. Tetapi Allah menjanjikan kekuatan kepada kita,untuk dapat melewatnya, selama kita ber-husnuzan kepadaNya..

Status

berusaha sabar dan ikhlas^^..
Iklan