Najmulhayah's Blog

Archive for the ‘my mind’ Category

Bismillahirrahmanirrahiim..

Tentu kita semua sudah banyak yg mengetahui, bagaimana perilaku atau sikap masyarakat terhadap kaum wanita pada zaman dahulu. Pada zaman sebelum islam datang, banyak sekali bangsa di dunia yang mendiskriminasi kaum wanita. Bertindah semena-mena, bahkan tidak memanusiakan wanita. Coba kita lihat contoh-contoh di bawah ini :

Wanita di mata Orang2 Yunani : mereka mengklaim kaum wanita sebagai najis dan kotoran dari hasil perbuatan syetan, bagi mereka, wanita sama rendahnya dgn barang jualan di pasar. Bisa di jual ke orang lain. Tidak boleh menggunakan hartanya sendiri.

Wanita dimata Orang2 romawi : Wanita tdk punya Ruh, Sering dituangkan minyak panas pada tubuhnya, dan diikat pada ekor kuda lalu dibawa lari sekencang-kencangnya.

Wanita di mata orang2 cina : mereka bebas menjual istrinya sebagaimana budak perempuan, dianggap barang peninggalan yg bisa diwarisi kalau suaminya meninggal.

Wanita di mata Orang Persia : saat sedang haid wanita di asingkan ke tempat yang jauh di luar kota, ga ada yg boleh menemuinya.

Wanita di mata Orang yahudi : ayah berhak menjual anak perempuannya, menganggap wanita sebagai laknat dan kutukan karena pernah menyesatkan nabi Adam.

Wanita di mata orang2 Arab :
Wanita tidak punya hak waris, ada makanan yg diharamkan hanya buat kaum wanita, tidak punya hak apapun dari suaminya, laki2 berhak poligami berapapun jumlahnya, Ibu tiri menjadi harta pusaka mendiang suaminya untuk anak2 suaminya, anak bisa meminta ibunya untuk jadi istrinya, sering menjadikan istrinya bahan taruhan.

Kalau seorang suami ingin punya anak yg hebat,ia akan menyerahkan istrinya untuk digauli oleh orang yg hebat. Jika seorang wanita ditinggal mati suaminya, maka dia harus berkabung selama setahun, tdk boleh bebersih, harus tampil kumal, dan di asingkan dlm suatu ruangan. Bahkan yg tidak asing lagi, banyak anak wanita yg dikubur hidup2 oleh orang tuanya, karena pada zaman tersebut masayarakat malu bila punya anak perempuan..

Beberapa hal di atas, juga tertera dlm beberapa surat dalam Al-Qur’an :


“Dan apabila seseorang dari mereka diberi kabar dengan (kelahiran) anak perempuan, hitamlah (merah padamlah) mukanya, dan dia sangat marah. Ia menyembunyikan dirinya dari orang banyak, disebabkan buruknya berita yang disampaikan kepadanya. Apakah dia akan memeliharanya dengan menanggung kehinaan ataukah akan menguburkannya ke dalam tanah (hidup-hidup)? Ketahuilah, alangkah buruknya apa yang mereka tetapkan itu.” ( Q.S An Nahl : 58-59)


“Dan mereka mengatakan: “Apa yg dlm perut binatang ternak ini adalah khusus untuk pria kami dan diharamkan atas wanita kami,” dan jika yg dlm perut itu dilahirkan mati, maka pria dan wanita sama2 boleh memakannya. Kelak Allah akan membalas mereka terhadap ketetapan mereka. Sesungguhnya Allah Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.” ( Al-An’am : 139 )

Sungguh bisa kita lihat, betapa kejamnya perlakuan masyarakat zaman dahulu, sebelum adanya islam. Saat kondisi tersebut terus berkembang, dan semakin banyak kaum wanita yang teraniaya, Islam datang untuk melepaskan wanita dari belenggu-belenggu kenistaan dan perbudakan terhadap sesama manusia.

Islam memandang wanita sebagai makhluk yg mulia dan terhormat. Makhluk yg memiliki beberapa hak yg disyariatkan Allah. Di dalam Islam haram hukumnya berbuat aniaya dan memperbudak wanita. Dan, Allah akan mengancam orang yg berani melakukan perbuatan itu dgn ancaman siksa yg sangat pedih.. (Subhanallah, Allah baik sekali ya sama kita.. 🙂  )

Islam memandang sama antara laki-laki dan perempuan, mereka sama-sama manusia, yg membedakan adalah keimanan.. kita bisa lihat dalam ayat berikut ini..


“Barang siapa yg mengerjakan amal2 shaleh, baik laki-laki maupun wanita sedang ia orang yg beriman, maka mereka itu masuk ke dalam surga dan mereka tidak dianiaya walau sedikit pun.” ( An Nisa : 124 )


Islam sama sekali tidak menganggap wanita sebagai suatu bakteri yg mengandung penyakit dan juga bukan berasal dari hasil perbuatan syetan.

“Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.” ( Al Hujurat: 13)


Islam begitu memuliakan wanita, dalam islam, kemuliaan dan kehormatannya dijaga dengan ketat. kita bisa melihatnya pada beberapa ayat Al-Qur’an yang Allah turunkan.

“Dan orang-orang yang menuduh wanita-wanita yang baik-baik (berbuat zina) dan mereka tidak mendatangkan empat orang saksi, maka deralah mereka (yang menuduh itu) delapan puluh kali dera, dan janganlah kamu terima kesaksian mereka buat selama-lamanya. Dan mereka itulah orang-orang yang fasik.” ( An Nuur : 4 )

Dalam islam, perempuan juga mendapatkan hak waris, bukan barang yang diwariskan seperti pada masa jahiliyah. Islam juga mengatur tentang Perceraian agar tidak mendzolimi para wanita. Pada Zaman Jahiliyah, wanita yang sedang haid benar2 di jauhkan secara keseluruhan, tapi tidak dengan islam. Dalam Islam ia sama2 saja dgn wanita lain, tidak dikucilkan, dan punya hak yang sama untuk berinteraksi.

Islam juga mengajarkan untuk menyayangi istri dan menghormati Ibu. Bahkan Rasulullah sendiri sangat menekankan agar umatnya berbuat baik pada ibunya masing2. Seperti tertera pada hadist berikut :

“Sesungguhnya Allah mengharamkan kamu berani kepada para ibu, menolak kewajiban, meminta bukan haknya, dan mengubur hidup2 anak perempuan.

Sungguh, Islam itu layaknya pahlawan bagi para perempuan,
Umar Al-Faruq r.a mengatakan,

“ Demi Allah, pada zaman jahiliyah di mata kami wanita bukan apa-apa, sampai akhirnya Allah menurunkan apa yang harus Dia turunkan ttg mereka, dan membagikan apa yang harus Dia bagikan buat mereka “

Kita juga bisa menyimak, pengakuan salah seorang bangsa eropa bernama Guostav Loubon ttg pengaruh islam bagi kaum wanita :

“Sesungguhnya Islam telah memberikan pengaruh yg positive bagi peningkatan harkat kedudukan kaum wanita. Apa yg disumbangkan oleh islam itu jauh lebih banyak daripada apa yg diberikan oleh undang2 Eropa. Secara gamblang kita dapat melihat apa yg dilakukan islam dalam upayanya memperbaiki keadaan wanita di timur yg sebelum era Al-Qur’an nasib mereka sangat memilukan.”

Dengan adanya penghormatan terhadap wanita lah, akhirnya para wanita bangkit. Mereka menjadi sebagaimana manusia seharusnya. Mereka hadir sebagai sosok yang luar biasa. Mereka akhirnya memiliki hak untuk bisa turut berkarya. Mereka tumbuh sebagai sosok wanita sesuai yang di ajarkan islam. Patuh terhadap peraturan islam. Mereka pun memiliki hak untuk belajar.

Kita bisa lihat betapa banyak wanita-wanita hebat yang hadir zaman dahulu ketika datangnya Islam. Di mulai dari para Istri Rasulullah, putri beliau, para istri sahabat Nabi, dan banyak Shahabiyah lain pada zaman itu yang bersinar sebagai sosok wanita yg luar biasa.

Mereka menjadi backingan yang baik bagi suami mereka, sehingga suami mereka bisa berjuang dengan lebih optimal. Mereka menjadi pendidik bagi anak2 mereka. Sehingga anak2nya tumbuh dalam naungan Al-Qur’an. Mencetak kader2 dan mujahid-mujahidah yang tangguh. Memotivasi mereka untuk terus belajar,berjuang, dan bermanfaat.

Hingga saat itu bermunculanlah para pemimpin2 muslim yang Tangguh. Pada zaman tersebut, Islam bangkit, islam jaya, dengan wilayahnya yg semakin meluas, dengan umatnya yg semakin bertambah, dengan ilmuwan2nya yg bermunculan. Islam berhasil menguasai peradaban dunia. Menguasai bidang pendidikan, teknologi, Ekonomi,dan bidang2 lain.


Itu semua karena banyak tokoh2 hebat yg bermunculan. Dan tentu di balik setiap mereka, pasti ada minimal 2 orang wanita hebat, yaitu seorang Ibu yang mendidiknya dan seorang Istri yg senantiasa menyokong perjuangannya.

Bagaimana mungkin Ali bin Abi Thalib bisa menjadi pemimpin yang sederhana, jika siti Fatimah bukanlah seorang wanita yang qana’ah, jika siti Fatimah adalah wanita matre yg banyak tuntutannya.

Imam Syafii bisa menjadi Ulama besar dengan berbagai ilmu yg ia kuasai, karena sokongan ibunya agar ia terus mencari Ilmu, Ibunya yg mendorongnya untuk pergi ke tanah kelahiran nabi dan banyak mencari ilmu disana.

Bahkan Rasulullah pun bisa bertahan pada masa awal kenabiannya karena sokongan dari seorang istri yg luar biasa, yaitu Siti Khadijah.

Seorang laki-laki dengan idealism yang tinggi saat masih mahasiswa, Ia bisa kehilangan idealismenya ketika ia sudah berumah tangga, jika istrinya tidak bisa menjadi seorang partner yg baik. Seseorang yg anti korupsi pun, ada yang akhirnya terpaksa korupsi untuk membahagiakan keluarganya,karena Istri dan anaknya banyak yang menuntut.

Yah, Zaman dulu banyak bermunculan wanita2 hebat, sehingga muncul pula lah para laki2 hebat, yang akhirnya menjadikan islam berada pada puncak kejayaannya. Para wanita yang bangga dengan keislamannya. Para wanita yang memuliakan dirinya dengan aturan islam. Para Wanita yg menjadikan Al-Qur’an sebagai akhlaknya, menjadikan jilbab sebagai kehormatannya, dan senantiasa menjaga kemuliaan dirinya.


Hal tersebut membuat bangsa2 di Eropa gerah. Mereka tidak suka dengan kebangkitan agama Islam. Begitupun dengan bangsa yahudi. Mereka memiliki ambisi untuk menghancurkan kejayaan Islam. Mereka mengupayakan segala cara untuk bisa menjatuhkan islam. Hingga akhirnya mereka menyadari sesuatu yang menjadi kunci dari peradaban Islam. Yaitu WANITA..

Goldstone salah seorang Kristen mengatakan, “ Situasi timur tidak akan pernah tenang kalau hijab tidak segera direnggut dari wajah wanita kaum muslimin.”

Seorang Kristen lain bernama Zummer mengatakan, “Orang2 Nasrani tidak boleh putus asa. Sebab di dalam hati kaum muslimin benar2 telah berkembang kecenderungan yang cukup mencolok ke arah ilmu bangsa2 Eropa dan kepada kebebasan kaum wanitanya.”

Jean Paul Rou juga mengatakan, “ Sesungguhnya pengaruh barat yg terlihat di segala bidang dan dapat menguasai masyarakat islam memang lebih baik tidak perlu ditonjolkan. Biarlah yg menonjol gerakan kebebasan wanita.”

Itulah beberapa pernyataan dan rencana mereka yg busuk terhadap masalah wanita.


Ya, orang2 kafir merencanakan apapun, untuk bisa menghancurkan peradaban Islam, dan mereka membuat sasaran yang sangat tepat, yaitu Wanita.. Mereka kemudian dengan siasat yang licik, menggaungkan masalah Kebebasan Wanita. Dengan gencarnya mereka mempengaruhi para wanita, dimulai dengan cara yang halus.. Hingga tanpa para Wanita sadari, semua siasat mereka lambat laun mempengaruhi fikiran dan sikap para wanita Muslim.


Dimulai dari masalah Hijab, mereka berusaha menanamkan fikiran pada para wanita, bahwa hijab atau jilbab adalah suatu yang sangat mengekang kebebasan para wanita untuk berkarya. Masalah harta waris yang mereka keluhkan tidak adil,kemudian masalah poligami dalam islam yang mereka hasutkan bahwa itu sama saja menindas kaum wanita, masalah perbedaan hak wanita dan pria dalam bekerja atau berkarya di luar rumah, dan banyak masalah yang lain, yang mereka hasutkan pada diri dan fikiran para wanita muslim.

Mereka berupaya agar para wanita muslim, terpengaruh hingga akhirnya memberontak dari hukum Islam.

Kita bisa lihat beberapa hal yang mereka (orang kafir) atau kaum feminism berusaha tanamkan pada diri wanita muslim..


Kaum feminis bilang susah jadi wanita, lihat saja peraturan di bawah ini :
1. Wanita auratnya lebih susah dijaga (lebih banyak) dibanding lelaki.
2. Wanita perlu meminta izin dari suaminya apabila mau keluar rumah, tetapi tidak sebaliknya.
3. Wanita saksinya (apabila menjadi saksi) kurang berbanding lelaki.
4. Wanita menerima warisan lebih sedikit daripada lelaki.
5. Wanita perlu menghadapi kesusahan mengandung dan melahirkan anak. Dan memiliki hak bekerja atau berkarya di luar rumah yg lebih terbatas.
6. Wanita wajib taat kepada suaminya, sementara suami tak perlu taat pada isterinya.
7. Talak terletak di tangan suami, bukan isteri.
8. Wanita kurang dalam beribadat karena adanya masalah haid dan nifas yang tak ada pada lelaki.
9. etc….

Itu sebabnya mereka tidak henti-hentinya berpromosi untuk “MEMERDEKAKAN WANITA “

Coba, pernahkah kita lihat sebaliknya (kenyataannya)?

Benda yang mahal harganya akan dijaga dan dibelai serta disimpan di tempat yang teraman dan terbaik. Sudah pasti intan permata tidak akan dibiar terserak bukan? Itulah bandingannya dengan seorang wanita.


Wanita perlu taat kepada suami, tetapi tahukah lelaki wajib taat kepada ibunya 3 kali lebih utama daripada kepada bapaknya?

Wanita menerima warisan lebih sedikit daripada lelaki, tetapi tahukah harta itu menjadi milik pribadinya dan tidak perlu diserahkan kepada suaminya, sementara apabila lelaki menerima warisan, ia perlu/wajib juga menggunakan hartanya untuk isteri dan anak-anaknya.

Wanita perlu bersusah payah mengandung dan melahirkan anak, tetapi tahukah bahwa setiap saat dia didoakan oleh segala makhluk, malaikat dan seluruh makhluk ALLAH di muka bumi ini, dan tahukah jika ia meninggal karena melahirkan adalah syahid dan surga menantinya?

Di akhirat kelak, seorang lelaki akan dipertanggungjawabkan terhadap 4 wanita, yaitu : isteri, ibu, anak perempuan dan saudara perempuannya. Artinya, bagi seorang wanita tanggung jawab terhadapnya ditanggung oleh 4 orang lelaki, yaitu : suami, ayah, anak lelaki dan saudara lelakinya.

Seorang wanita boleh memasuki pintu syurga melalui pintu surga mana saja yang disukainya, cukup dengan 4 syarat saja, yaitu : shalat 5 waktu, puasa di bulan Ramadhan, taat kepada suaminya dan menjaga kehormatannya.

Seorang lelaki wajib berjihad fisabilillah, sementara bagi wanita jika taat pada suaminya serta menunaikan tanggungjawabnya kepada ALLAH, maka ia akan turut menerima pahala setara seperti pahala orang pergi berjihad fisabilillah tanpa perlu mengangkat senjata.

Doa wanita lebih makbul daripada lelaki karena sifat penyayang yang lebih kuat daripada lelaki. Ketika ditanya kepada Rasulullah S.A.W. akan hal tersebut, jawab baginda: “Ibu lebih penyayang daripada bapak dan doa orang yang penyayang tidak akan sia-sia.”
Wanita yang solehah (baik) itu lebih baik daripada 70 orang lelaki yang soleh.

Tiap perempuan yang menolong suaminya dalam urusan agama, maka Allah S.W.T. memasukkan dia ke dalam syurga lebih dahulu daripada suaminya (10,000 tahun).

apabila seseorang perempuan mengandung janin dalam rahimnya, maka beristighfarlah para malaikat untuknya. Allah S.W.T. mencatatkan baginya setiap hari dengan 1,000 kebaikan dan menghapuskan darinya 1,000 kejahatan.

Apabila seseorang perempuan mulai sakit hendak bersalin, maka Allah S.W.T. mencatatkan baginya pahala orang yang berjihad pada jalan Allah S.W.T.

Apabila seseorang perempuan melahirkan anak, keluarlah dia daripada dosa-dosa seperti keadaan ibunya melahirkannya.

Wanita yang memberi ASI kepada anaknya akan dapat satu pahala dari pada tiap-tiap titik susu yang diberikannya.

Wanita yang menyebabkan suaminya keluar dan berjuang ke jalan Allah dan kemudian menjaga adab rumah tangganya akan masuk syurga 500 tahun lebih awal daripada suaminya, akan menjadi ketua 70,000 malaikat dan bidadari dan wanita itu akan dimandikan di dalam syurga, dan menunggu suaminya dengan menunggang kuda yang dibuat daripada yakut.

Wanita yang menyapu lantai dengan berzikir akan mendapat pahala seperti meyapu lantai di baitullah.
Wanita yang bersalin akan mendapat pahala 70 tahun solat dan puasa dan setiap kesakitan pada satu uratnya Allah mengurniakan satu pahala haji.

Sekiranya wanita mati dalam masa 40 hari selepas bersalin, dia akan dianggap sebagai mati syahid.
Jika wanita menyusui anaknya sampai cukup tempo (2½ thn), maka malaikat-malaikat dilangit akan khabarkan berita bahwa syurga wajib baginya.

Barang siapa yang menggembirakan anak perempuannya, derajatnya seumpama orang yang senantiasa menangis karena takutkan Allah S.W.T. dan orang yang takutkan Allah S.W.T. akan diharamkan api neraka keatas tubuhnya.

Semua orang akan dipanggil untuk melihat wajah Allah di akhirat, tetapi Allah akan datang sendiri kepada wanita yang menutupi auratnya di dunia ini dengan istiqamah.

Masya ALLAH ! Demikian sayangnya ALLAH pada wanita ….kan?

Kita bisa lihat, bahwa semua yang Allah atur untuk semua Wanita Muslim, bukanlah untuk menindasnya, bukan untuk mengekangnya, tapi semata-mata untuk memuliakan kita sebagai seorang wanita. Semua yang Allah syaria’tkan, itu semata-mata untuk menjaga kita, menjaga kehormatan kita.


Tapi pada akhirnya, masih banyak para Wanita yang tidak menyadari itu dan terpengaruh oleh pemikiran2 yang digencarkan oleh Musuh-musuh Islam tersebut.

Ingat firman-Nya, bahwa mereka tidak akan berhenti melakukan segala upaya, sampai kita ikut / tunduk kepada cara-cara / peraturan buatan mereka.

“Sesungguhnya orang kafir itu merencanakan tipu daya yang jahat dengan sebenar-benarnya. Dan Aku pun membuat rencana (pula) dengan sebenar-benarnya.”
(At-Thariq 15-16 )

Maka kita, sebagai wanita Muslim,, Yakinlah, bahwa sebagai dzat yang Maha Pencipta, yang menciptakan kita, maka sudah pasti Ia yang Maha Tahu akan manusia, sehingga segala hukum/peraturannya, adalah YANG TERBAIK bagi manusia dibandingkan dengan segala peraturan/hukum buatan manusia.

Mereka, para musuh Islam, sengaja menjadikan para Wanita Muslim sebagai target utama mereka, mereka pertontonkan aurat wanita, mereka berikan gambaran2 yang mengundang syahwat bagi kaum laki-laki, sehingga para laki2 pun kehilangan produktivitasnya.. Mereka banyak memberi pengaruh buruk lewat Film, Fashion, dll..

Sehingga para wanita lupa akan peran utamanya.Mereka juga mempengaruhi para wanita untuk lebih senang bekerja di luar rumah daripada mendidik anak2nya di rumah. Mereka juga menanamkan fikiran bahwa kaum perempuan dan laki-laki harus memili hak yang sama untuk berkarya di luar rumah..


Padahal, kita bisa simak, pengakuan salah seorang Ilmuwan berkebangsaan Inggris bernama Samuel Simels, salah seorang yg menjadi sendi bagi kebangkitan negeri tersebut, dengan jujur pernah mengatakan :
“Sesungguhnya system yg mengatur supaya wanita sibuk bekerja di luar rumah atau di Industri2, sekalipun hal itu menjanjikan kesejahteraan, namun ia juga dpt berakibat merobohkan mahligai rumah tangga. Soalnya system itu menyerang langsung pada rangkanya, merobohkan pada sendi2 keluarga, mengoyak-ngoyak berbagai ikatan sosial, dan merampas istri dari suaminya, anak2 dari kaum kerabatnya..”

Itu karena indutstri2 tersebut justru membuat kaum wanita harus melepaskan kewajiban2 mulianya, mengorbankan anak2nya yg tumbuh tanpa sentuhan pendidikan dan perhatian yg menyebabkan mereka terlempar di sudut2 kesepian seraya kehausan akan kasih sayang seorang Ibu.

Kita bersama tau, bahwa Ibu adalah madrasah utama bagi anak2nya, Ibu yang membangun kepribadian dan karakter yg baik bagi anak2nya. Di balik para pejuang atau pahlawan yang hebat, ada seorang Ibu yang kuat. Dibalik para Ulama dan para Sahabat2 Rasul pada zaman dahulu, ada wanita2 hebat di belakang mereka, yang senantiasa membina mereka. Itu yang akhirnya menjadi kunci bangkitnya peradaban Islam saat itu.

Karena itu, cara ini, juga mereka, para musuh2 islam gencarkan pada para wanita muslim. Mreka ingin agar kita lebih senang bekerja daripada mendidik langsung anak2 kita. Dengan ini, banyak anak2 yang akan terjebak pergaulan bebas, yang broken home, yang ga diajarkan Al-Qur’an dari kecil, hingga zaman sekarang sedikit sekali anak2 yang bisa hafal Al-Qur’an. Padahal masa anak2 adalah masa paling mudah dalam menghafal.


Mereka ingin agar generasi2 penerus islam, tidak mendapatkan pendidikan yang layak atau pembinaan yg benar dari Ibunya. Sehingga tidak ada yg bisa meneruskan estafet bangkitnya peradaban islam. Terbukti sekarang, Islam tidak lagi memegang kunci peradaban dunia, banyak ilmuwan2 yang bermunculan bukan dari kalangan Islam. Roda ekonomi,politik, pendidikan, kesehatan, sudah tidak lagi di pegang oleh Islam, itulah bukti keberhasilan mereka dalam mempengaruhi kita.

Padahal kita bisa tahu betul, bagaimana hebatnya wanita2 yahudi mendidik anak2 mereka.. ibu2 yahudi sangat lihai dan fokus dlm mendidik anaknya untuk membenci rakyat palestina dan terbiasa membunuh dan menyakiti anak2 kecil yg lemah..

Coba, kita bisa bayangkan sebagaimana kuat tarbiyah ibunya pada anak2nya, sampai ketika dewasa, bangsa yahudi tidak memiliki kasihan sedikitpun saat menyakiti anak2 dan membunuhi orang2 palestina..

Sejak anaknya masih dalam kandungan mereka banyak belajar juga, agar anak2nya menjadi cerdas. Ketika anak2nya lahir, mereka focus mendidik mereka. Sehingga Kita bisa lihat, banyak sekali sektor2 kehidupan yang dikuasai orang2 yahudi sekarang.

Sudah selayaknya kita juga mnjadi Ibu yg lihai dan fokus dlm mendidik anak2 kita sehingga bisa mnjadi prajurit Mujahid dan Mujahidah Allah yg tangguh yg siap mempersembahkan hidupnya untuk bangkitnya kejayaan Islam.. Mengembalikan tonggak peradaban Islam. Kita juga harus bangkit, dan jangan mau kalah sama mereka.

Karena itu akhwat yang InsyaAllah selalu disayang Allah, kita sudah tau bagaimana dulu posisi wanita di masyarakat, dan kita juga sudah tau bagaimana derajat kita menjadi tinggi dan kedudukan kita menjadi luhur setelah datangnya Islam.. Kita sudah tau bagaimana Islam senantiasa menjaga dan memuliakan kita.. Bukankah kita dianggap makhluk2 yg hina dan diperbudak sebelum islam datang??

Apa kita akan mengikuti fatamorgana tersebut dan kembali mati kehausan setelah sebelumnya kita berlimpahan air??

Karena itu. Kuatkan keyakinan kita, jangan sampai kita terpengaruh oleh niat2 jahat mereka.. kita adalah Wanita,yang merupakan kunci dari sebuah kebangkitan peradaban, kunci dari lahirnya para Ulama dan Ilmuwan.. dan kita adalah Wanita Muslim,kunci dari bangkitnya kembali peradaban Islam.


Ketika mereka para musuh-musuh Islam menyadari kunci itu, menyadari potensi itu untuk menghancurkan islam, maka kita pun harus bangkit dan menyadari potensi itu, untuk meraih kembali masa kejayaan Islam..

Bagaimana caranya?? Kembalilah pada islam, bagaimana cara islam mengajarkan kita,bagaimana cara islam memposisikan wanita, dan bagaimana wanita seharusnya menurut islam.. Maka, kau akan menjadi wanita luar biasa, wanita yang dimuliakan, wanita yang menjadi tonggak peradaban, wanita yang dicinta dunia dan dirindu syurga..

Tunjukanlah pada dunia, pada mereka semua, pada musuh2 islam, bahwa :

“I’m a Women, and I’am a Muslimah..”

Dan katakana pada mereka,,
“Saya yakin pd aturan Islam terhadap saya, karena saya yakin itu semua Allah berikan untuk menjaga dan memuliakan saya,,karenanya percuma saja kalian mau mempengaruhi fikiran saya, krn bagaimana mungkin saya akan mengikuti fatamorgana kalian dan terjebak dlm nikmat sesaat yg berakhirat derita,jika islam telah mengangkat derajat saya dan menjanjikan sesuatu yang lebih indah untuk saya dan muslimah-muslimah yang lainnya.. ”

Wallahua’lam bishawab…

Iklan

..Hanya kepada Allah lah manusia bergantung dan berserah diri..

kau datang dalam hidupku,

Mengisi ruang kesepian,

Mengobati kekosongan jiwa,

kau hadir dalam hidupku,

Bagaikan hujan yang mengguyur sang Bumi,

Ia datang tiba-tiba,

Tanpa aku sadari,

Memberikan kesejukan

Menggemburkan tanah dan ladang,

Lalu dia pergi

Hilang..

Hanya meninggalkan bekas hujan

Meninggalkan genangan air

Ya, semua datang dan pergi,

Meninggalkan kenangan masing-masing

Baik itu pahit dan sakit

Maupun menyenangkan

Hingga aku sadari

Tidak ada yg pernah abadi

Tidak ada yg selalu bersedia di sisi

Menemani hari-hari sepi

Hingga aku sadari

Hanya Kau tempat ku bergantung

Hanya Kau yang senantiasa ada

Untukku mengadu

Untuk ku bercerita

Untuk menemani hari-hari sepi

Yang sunyi bagai tak ada penghuni di bumi

Selain aku dan Kau..

Kau yang selalu terbuka

Untukku berdoa

Untukku berharap

Untuk selalu di sisiku

Menemani setiap kekosongan jiwa

Mengisi setiap ruang kesepian

Untuk memberikan semangat

Memberikan arah, di saat ku mulai goyah

Rabbi, jangan Kau tinggalkan aku,,

Aku tak perduli,

Satu-persatu dari mereka pergi,

Aku tak peduli,

Asal Kau tetap di sini,

Di hati yg lemah ini..

Mengingat kembali perjalanan hidup selama 21 tahun ini,

Mengingat semua peristiwa  yang terjadi,,

Peristiwa-peristiwa indah yang membuatku tersenyum mengingatnya,

maupun peristiwa-peristiwa pahit yang membuatku  terkadang kembali menangis..

mengingat kembali setiap orang-orang yang pernah hadir,

mengisi indahnya hari-hari yg sedang aku jalani, namun tak berapa lama, meraka kembali pergi..

semua orang di kehidupan kita akan selalu datang dan pergi,

berganti lingkungan, maka individunya pun akan senantiasa berganti,,

mengingat kedekatan dengan teman-teman di SD, SMP, SMA,

mereka semua pernah mengisi hari-hariku, menjadi teman yg senantiasa ada, menjadi  tempat cerita yang nyaman, menjadi rekan untuk belajar dan kawan untuk bermain.

Namun tak berapa lama, semua kembali berganti..

Karena jarak tak kembali merestui, untuk bisa selalu bersama..

Walau ajang reuni terkadang bisa mengobati, tapi tetap ada yg terasa beda, karena setiap manusia pun akan berubah.

Begitupun ketika sampai di bangku kuliah,

Mengingat kelompok tutor yg senantiasa berganti,

Dan waktu kosong yg tidak selalu sama

Semua pun akhirnya kembali datang dan pergi

Kadang merasa begitu dekat, tapi tiba-tiba merasa jauh, bahkan untuk bercerita pun menjadi sulit.

Ketika ada seseorang yg benar-benar membuatku merasa nyaman, merasa aman, merasa senang, akhirnya pun kembali pergi,karena sebuah alasan.

Pergi bahkan tanpa ada lagi komunikasi..

Bahkan orang tua yang senantiasa ada,

Saat mata ini terbuka di pagi hari,,

Kini  mereka terasa jauh..

Dan bahkan suatu saat pun,

Mereka mungkin akan benar-benar meninggalkan kita..

Di tengah kesendirian, sangat terasa di hati ini, bahwa dalam kehidupan tidak pernah ada yg abadi.

Bahwa bergantung pada manusia, tidak akan memberikan rasa aman,

Karena kita nggak pernah bisa menjamin,

Dan mengatur hati manusia,

bila nama kita tak lagi hadir di hatinya,

maka tidak bisa dipaksa untuk kembali hadir,

bila kita bukan teman yg diharapkannya,

maka kita pun tak akan pernah bisa memaksa,

setiap orang punya hak masing2,

untuk merasa nyaman pada kita, lalu tiba2 pergi  karena sebuah alasan.

Karenanya, jangan gantungkan diri kita pada manusia,,

Sekalipun pada orang tua kita sendiri,

Karena kita tidak akan pernah bisa merasa aman sepenuhnya..

Semuanya akan datang dan pergi,,

Tanpa bisa kita atur,,

Karenanya, senantiasa  gantungkan diri kita,

Hanya pada Dia yang senantiasa ada..

Yang tidak akan pergi meninggalkan kita,

Selama kita masih mau bergantung padaNya,

Masih menjadi hambaNya yang senantiasa mencintaiNya

Dan senantiasa mendekatkan diri padaNya,,

Rasulullah SAW Bersabda,

“Allah SWT berfirman,’Barang siapa mendekat kepada-Ku sejengkal,maka Aku pun mendekat kepadanya sehasta, Barangsiapa yang mendekat kepada-Ku sehasta,maka Aku pun akan mendekat kepada-Nya sedepa, Barang siapa yang datang kepada-Ku dengan berjalan, Aku pun datang kepada-Nya dengan berlari..” (HR Muslim)

Tercatat sudah dalam sejarah,, (Q.S Ali-Imran dan Q.S Maryam..)

إن الله اصطفى آدم ونوحا وآل إبراهيم وآل عمران على العالمين

“Sesungguhnya Allah telah memilih Adam, Nuh, keluarga Ibrahim dan keluarga Imran melebihi segala umat (di masa mereka masing-masing),”

ذرية بعضها من بعض والله سميع عليم

“(sebagai) satu keturunan yang sebagiannya (keturunan) dari yang lain. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

إذ قالت امرأة عمران رب إني نذرت لك ما في بطني محررا فتقبل مني إنك أنت السميع العليم

(Ingatlah), ketika istri Imran berkata: “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku menazarkan kepada Engkau anak yang dalam kandunganku menjadi hamba yang shaleh dan berkhidmat (di Baitulmakdis). Karena itu terimalah (nazar) itu dari padaku. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”.

فلما وضعتها قالت رب إني وضعتها أنثى والله أعلم بما وضعت وليس الذكر كالأنثى وإني سميتها مريم وإني أعيذها بك وذريتها من الشيطان الرجيم

Maka tatkala istri Imran melahirkan anaknya, dia pun berkata: “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku melahirkannya seorang anak perempuan; dan Allah lebih mengetahui apa yang dilahirkannya itu; dan anak laki-laki tidaklah seperti anak perempuan. Sesungguhnya aku telah menamai dia Maryam dan aku mohon perlindungan untuknya serta anak-anak keturunannya kepada (pemeliharaan) Engkau daripada syaitan yang terkutuk.”

فتقبلها ربها بقبول حسن وأنبتها نباتا حسنا وكفلها زكريا كلما دخل عليها زكريا المحراب وجد عندها رزقا قال يا مريم أنى لك هذا قالت هو من عند الله إن الله يرزق من يشاء بغير حساب

Maka Tuhannya menerimanya (sebagai nazar) dengan penerimaan yang baik, dan mendidiknya dengan pendidikan yang baik dan Allah menjadikan Zakaria pemeliharanya. Setiap Zakaria masuk untuk menemui Maryam di mihrab, ia dapati makanan di sisinya. Zakaria berkata: “Hai Maryam dari mana kamu memperoleh (makanan) ini?” Maryam menjawab: “Makanan itu dari sisi Allah”. Sesungguhnya Allah memberi rezeki kepada siapa yang dikehendaki-Nya tanpa hisab.

هنالك دعا زكريا ربه قال رب هب لي من لدنك ذرية طيبة إنك سميع الدعاء

Di sanalah Zakaria mendoa kepada Tuhannya seraya berkata: “Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa”.

فنادته الملآئكة وهو قائم يصلي في المحراب أن الله يبشرك بيحيى مصدقا بكلمة من الله وسيدا

Kemudian Malaikat (Jibril) memanggil Zakaria, sedang ia tengah berdiri melakukan shalat di mihrab (katanya): “Sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kelahiran (seorang putramu) Yahya, yang membenarkan kalimat (yang datang) dari Allah, menjadi ikutan, menahan diri (dari hawa nafsu) dan seorang Nabi termasuk keturunan orang-orang shaleh.”

قال رب أنى يكون لي غلام وقد بلغني الكبر وامرأتي عاقر قال كذلك الله يفعل ما يشاء

Zakaria berkata: “Ya Tuhanku, bagaimana aku bisa mendapat anak sedang aku telah sangat tua dan istriku pun seorang yang mandul?” Berfirman Allah: “Demikianlah, Allah berbuat apa yang dikehendaki-Nya”.

قال رب اجعل لي آية قال آيتك ألا تكلم الناس ثلاثة أيام إلا رمزا واذكر ربك كثيرا وسبح بالعشي والإبكار

Berkata Zakaria: “Berilah aku suatu tanda (bahwa istriku telah mengandung)”. Allah berfirman: “Tandanya bagimu, kamu tidak dapat berkata-kata dengan manusia selama tiga hari, kecuali dengan isyarat. Dan sebutlah (nama) Tuhanmu sebanyak-banyaknya serta bertasbihlah di waktu petang dan pagi hari”.

وإذ قالت الملائكة يا مريم إن الله اصطفاك وطهرك واصطفاك على نساء العالمين

Dan (ingatlah) ketika Malaikat (Jibril) berkata: “Hai Maryam, sesungguhnya Allah telah memilih kamu, menyucikan kamu dan melebihkan kamu atas segala wanita di dunia (yang semasa dengan kamu).

يا مريم اقنتي لربك واسجدي واركعي مع الراكعين

Hai Maryam, taatlah kepada Tuhanmu, sujud dan rukuklah bersama orang-orang yang rukuk.

ذلك من أنباء الغيب نوحيه إليك وما كنت لديهم إذ يلقون أقلامهم أيهم يكفل مريم وما كنت لديهم إذ يختصمون

Yang demikian itu adalah sebagian dari berita-berita gaib yang Kami wahyukan kepada kamu (ya Muhammad); padahal kamu tidak hadir beserta mereka, ketika mereka melemparkan anak-anak panah mereka (untuk mengundi) siapa di antara mereka yang akan memelihara Maryam. Dan kamu tidak hadir di sisi mereka ketika mereka bersengketa.

إذ قالت الملآئكة يا مريم إن الله يبشرك بكلمة منه اسمه المسيح عيسى ابن مريم وجيها في الدنيا والآخرة ومن المقربين

(Ingatlah), ketika Malaikat berkata: “Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu (dengan kelahiran seorang putra yang diciptakan) dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putra Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah),

ويكلم الناس في المهد وكهلا ومن الصالحين

dan dia berbicara dengan manusia dalam buaian dan ketika sudah dewasa,dan dia termasuk di antara orang-orang yang shaleh.”

قالت رب أنى يكون لي ولد ولم يمسسني بشر قال كذلك الله يخلق ما يشاء إذا قضى أمرا فإنما يقول له كن فيكون

Maryam berkata: “Ya Tuhanku, betapa mungkin aku mempunyai anak, padahal aku belum pernah disentuh oleh seorang laki-laki pun.” Allah berfirman (dengan perantaraan Jibril): “Demikianlah Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya. Apabila Allah berkehendak menetapkan sesuatu, maka Allah hanya cukup berkata kepadanya: “Jadilah”, lalu jadilah dia.

ويعلمه الكتاب والحكمة والتوراة والإنجيل

Dan Allah akan mengajarkan kepadanya Al Kitab, Hikmah, Taurat dan Injil.

فحملته فانتبذت به مكانا قصيا

Maka Maryam mengandungnya, lalu ia menyisihkan diri dengan kandungannya itu ke tempat yang jauh.

فأجاءها المخاض إلى جذع النخلة قالت يا ليتني مت قبل هذا وكنت نسيا منسيا

Maka rasa sakit akan melahirkan anak memaksa ia (bersandar) pada pangkal pohon kurma, ia berkata: “Aduhai, alangkah baiknya aku mati sebelum ini, dan aku menjadi sesuatu yang tidak berarti, lagi dilupakan”.

فناداها من تحتها ألا تحزني قد جعل ربك تحتك سريا

Maka Jibril menyerunya dari tempat yang rendah: “Janganlah kamu bersedih hati, sesungguhnya Tuhanmu telah menjadikan anak sungai di bawahmu.

وهزي إليك بجذع النخلة تساقط عليك رطبا جنيا

Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu.

فكلي واشربي وقري عينا فإما ترين من البشر أحدا فقولي إني نذرت للرحمن صوما فلن أكلم اليوم إنسيا

Maka makan, minum dan bersenang hatilah kamu. Jika kamu melihat seorang manusia, maka katakanlah: “Sesungguhnya aku telah bernazar berpuasa untuk Tuhan Yang Maha Pemurah, maka aku tidak akan berbicara dengan seorang Manusia pun pada hari ini”.

فأتت به قومها تحمله قالوا يا مريم لقد جئت شيئا فريا

Maka Maryam membawa anak itu kepada kaumnya dengan menggendongnya. Kaumnya berkata: “Hai Maryam, sesungguhnya kamu telah melakukan sesuatu yang amat mungkar.

يا أخت هارون ما كان أبوك امرأ سوء وما كانت أمك بغيا

Hai saudara perempuan Harun, ayahmu sekali-kali bukanlah seorang yang jahat dan ibumu sekali-kali bukanlah seorang pezina”,

فأشارت إليه قالوا كيف نكلم من كان في المهد صبيا

maka Maryam menunjuk kepada anaknya. Mereka berkata: “Bagaimana kami akan berbicara dengan anak kecil yang masih dalam ayunan?”

قال إني عبد الله آتاني الكتاب وجعلني نبيا

Berkata Isa: “Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Al Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi.

وجعلني مباركا أين ما كنت وأوصاني بالصلاة والزكاة ما دمت حيا

dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkati di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku (mendirikan) shalat dan (menunaikan) zakat selama aku hidup;

وبرا بوالدتي ولم يجعلني جبارا شقيا

dan berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka.

والسلام علي يوم ولدت ويوم أموت ويوم أبعث حيا

Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali”.

ذلك عيسى ابن مريم قول الحق الذي فيه يمترون

Itulah Isa putra Maryam, yang mengatakan perkataan yang benar, yang mereka berbantah-bantahan tentang kebenarannya.

ما كان لله أن يتخذ من ولد سبحانه إذا قضى أمرا فإنما يقول له كن فيكون

Tidak layak bagi Allah mempunyai anak, Maha Suci Dia. Apabila Dia telah menetapkan sesuatu, maka Dia hanya berkata kepadanya: “Jadilah”, maka jadilah ia.

وإن الله ربي وربكم فاعبدوه هذا صراط مستقيم

Sesungguhnya Allah adalah Tuhanku dan Tuhanmu, maka sembahlah Dia oleh kamu sekalian. Ini adalah jalan yang lurus.


Sepenggal kisah tentang perjalanan hidup siti Maryam, Nabi Yahya a.s dan Nabi Isa a.s.. Sepenggal sejarah yang akhirnya membuat ibu aku milih nama itu untuk anak2nya.. Maryam dan Yahya.. dengan sejuta harapan, anak2nya bisa mengikuti kesucian mereka, kesabaran mereka, dan ketaatan mereka kepada Allah SWT.. Amiin.. semoga kita ga ngecewain umi yah 🙂

Kemarin di tag suatu tulisan sama teh Putri Nadya, tentang bidadari..

Isinya kurang lebih seperti ini :

..untuk lelaki (suami) yang beriman..mukmin…dan soleh..telah disiapkan 72 bidadari solehah di surgaNYA
..dan para bidadari tersebut mendoakan untuk suaminya itu..’ya 4WI..jagalah hatinya..berikanlah keteguhan padaNYA..lindungilah ia agar selalu mencintaiMu..jagalah dalam segala urusannya dan jadikanlah ia seorang yang beriman…’–>nb:afwan lupa teks hadistnya tapi ya intinya begitu lah..

lalu kadang kala..bidadari itu selalu mengintip dari surga ke arah dunia untuk melihat suaminya …
dengan tersipu malu bidadari surga itu selalu mendoakan suaminya itu…

lalu suatu ketika, bidadari tersebut melihat istri dari suaminya itu menyakiti hati suaminya itu…bidadari itu berdoa…

…………….
‘Ya..4WI…jagalah hati suamiku ini…dan sungguh pada dasarnya ia hanyalah sebuah kesemuan, ia bukanlah apa-apa di dunia ini, dia bukanlah keabadian..sungguh akulah yang abadi..maka celakalah orang yang telah menyakiti suamiku ini’

………………

jadi teringat  ada teman saya juga yang pernah cerita tentang hal ini, dan beliau juga mengaku sangat cemburu dengernya,,  kebetulan dia sudah menikah juga..

Waktu itu saya nggak bisa mengatakan apa-apa, hanya bisa memberikan senyuman hangat saya^^,,

Jujur  ketika saya membaca cerita itu, air mata saya pun terjatuh, membayangkan betapa banyaknya “saingan” yang akan saya hadapi..


Tapi dari  tulisan teh putnad tersebut, saya melihat ada salah satu komentar dari k’iyus (yang sebenernya saya juga blm kenal siapa,, maaf ya kang^^..), yang isinya sebuah tulisan atau surat mungkin, dari seorang ikhwan yang bernama Yayan, yang membuat saya kembali bersemangat, tulisan tersebut berjudul  “Kau tantang para Bidadariku”

Isinya seperti ini :


Seakan tak menyia-nyiakan waktu
Untuk memperoleh tempat terbaikNya…
Yang disediakan untuk para hamba terbaik
Kampung halaman kenikmatan tiada akhir
Bertemu Wajah Indah dan Agung
Kau kejar syarat duniawi untuk surgamu
Kau seriuskan pada setiap kewajibanmu
Kau tidak hiraukan sempurnanya hakmu
Kau persiapkan kehidupan anak-anakmu
Kau layani aku yang menjadi suamimu
Kau sempurakan ibadah demi cintaNya
Kau seriuskan dengan kerja profesimu
Kau kuatkan silaturahim sanak keluarga
Kau tunaikan amanah kepada tetangga
Kau ikut bela dan perbaiki masyarakat lemah
Kau aktifkan diri dalam perbaikan umat

Sayangku, kau tahu akan ada bidadari-bidadari surga
Yang mungkin bisa aku raih
Namun itu tidak membuatku terhibur…
Karena aku terpesona melihatmu
Karena kau adalah partner dalam keluarga da’wah
Karena kau adalah tempat berbagi cinta lahir dan batin
Karena kaulah yang harus jadi permaisuriku di surga kelak
Sayangku, kau tahu akan ada bidadari-bidadari surga
Yang mungkin bisa aku raih
Namun itu tidak membuatmu bergeming
Kau tantang para bidadariku dengan do’a dan sujudmu di keheningan malam
Kau tantang para bidadariku dengan zikir-zikirmu pagi dan petang
Kau tantang para bidadariku dengan getaran sukma ayat-ayatNya
Kau tantang para bidadariku dengan ketaatan kepadaNya
Kau tantang para bidadariku dengan pengorbananmu dalam amal
Kau tantang para bidadariku dengan hadirkan rumah surga
Kau tantang para bidadariku dengan akhlak dan senyum
Kau tantang para bidadariku dengan jaga diri dan jaga hati
Kau tantang para bidadariku dengan air mata kepedulian

Sayang, kaulah yang kuharap jadi bidadari di atas bidadari
Sayang, kuingin terus bersanding denganmu sampai ke maghligai istanaNya
Sayang, cintaku bukanlah cinta biasa, kalau kau yang memiliki ……
yang merindukanMu dan surgaMu

Yayan Suyanto

“Kau tantang para Bidadariku …”


Subhanallah, baca itu saya jadi terharu, dan bersemangat mungkin.. pengen suatu hari ada yang mengucapkan kata-kata itu pada saya.. tapi tentunya, saya juga harus introspeksi, apakah saya sudah layak untuk diperlakukan seperti itu.. Apakah diri saya sudah menggambarkan wanita di tulisan itu?

Ini memunculkan semangat saya untuk bisa perbaiki diri..

Ayo Ukhti,, jangan bersedih,, ayo bersama kita tantang para Bidadari itu..  Kita perbaiki diri kita, kita perkuat iman kita, kita sempurnakan amalan kita, kita ikhlaskan niat2 kita, kita berikan persembahan yang terbaik.. Agar bisa menjadi bidadari dunia dan juga bidadari di syurga-Nya kelak^^..


Jazzakillah teh putri, tulisannya:)..


Muhasabah Cinta

“Wahai Pemilik nyawaku,Betapa lemah diriku ini..

Berat ujian dari-Mu, Ku pasrahkan semua pada-Mu..

Tuhan, baru kusadar,  Indah 5 sehat itu..

Tak pandai aku bersyukur, Kini ku harapkan cintaMu..

Kata2 cinta terucap indah, Mengalir berzikir di kidung doaku..

Sakit yang kurasa biar jadi penawar dosaku..

Butir2 cinta air mataku, Teringat semua yang Kau beri untukku..

Ampuni khilaf dan salah slama ini, ya Ilahi..

Muhasabah cintaku

Tuhan, kuatkan aku Lindungiku dari putus asa..

Jika ku harus mati, Pertemukan aku dengan-Mu..


Lagi-lagi sebuah lagu bisa menjadi inspirasi buat aku,, lagu muhasabah cinta yang dialunkan oleh group nasyid edcoustic.. sebenernya,, mungkin bukan ini maksud sebenarnya dari terciptanya lagu tersebut, tapi nggak apa-apa kan mengambil sebanyak mungkin hikmah, dari setiap hal yang kita dengar?!

Iya, terkadang, kita selalu mengeluh, ketika kita mengalami rasa sakit.. entah itu sakit secara fisik, maupun ujian buat hati kita.. terkadang timbul pertanyaan, kenapa harus saya? Kenapa harus saya yang dapat cobaan ini? Kenapa nggak orang lain aja?

Sebenarnya jawaban dari pertanyaan itu ada 2.. yang pertama mungkin karena Allah tau kalau kita pasti kuat jalaninnya,dan kemungkinan orang lain nggak akan sekuat kita, mungkin Allah pengen nguji kekuatan iman kita.. karena pada dasarnya semakin kuat iman seseorang,maka akan semakin besar pula cobaannya..

Atau yang kedua sesuai dengan lagu ini, karena Allah pengen gugurin dosa-dosa kita lewat kesabaran kita lawan rasa sakit itu dengan ikhlas.. mungkin tanpa kita sadari banyak dosa yang telah kita lakukan, dan dosa itu nggak akan bisa di ampuni, kecuali kita bisa lewatin ujianNya dengan sabar dan ikhlas..

Karena itu, hadapilah sesakit apapun cobaan yang Ia berikan, hadapi dengan dzikir dan senyuman.. insyaAlah semuanya bisa mengurangi beban yang akan kita tanggung di hari pembalasan kelak.. Terus bangkit dan kokohkan jiwa kita, dan yakinlah di setiap kesulitan ada kemudahan,, dan yakin pulalah bahwa Allah tidak akan menguji hambanya di luar batas kesanggupanNya.. Itu janji Allah..

Semoga kita senantiasa jadi hambaNya yang kuat, yang dapat lulus melewati setiap ujian hidup yang Dia berikan. Sehingga kita mendapatkan nilai terbaik kelak di akhirat^^..

Tulisan ini, aku persembahkan buat sahabat terbaik aku, yang telah banyak mengajari aku,termasuk dalam membuat tulisan seperti ini.. Semoga Allah bisa mengampuni dosa-dosa kita, dan menjadikan kita insan yang lebih tangguh lagi..

Mungkin hingga 2 bulan, 4 bulan, 6 bulan, 1 tahun, atau mungkin 4 tahun lagi,, semoga kesabaran itu akan tetap ada^^..


aku dan senatku

Hari ini, bisa dibilang untuk kesekian kalinya aku merasa bisa menjadi seseorang yang paling bahagia di dunia. Aku senang ketika bisa membantu adik-adik belajar,ketika bisa melihat wajah mereka tercerahkan mendengar penjelasan aku, aku senang bisa m emudahkan belajar mereka dengan kehadiran aku, bisa memberikan support dan semangat pada mereka, bisa menjadi kakak yang membermanfaat untuk adik-adiknya, aku senang ketika akhirnya tanpa aku minta dan aku harapkan sebelumnya doa dari mereka terlontar untuk aku. ketika ucapan terima kasih yang tulus pun terucap dari bibir mereka, semua membuat aku sangat bahagia. Mungkin pengorbanan waktu dan tenaga yang aku berikan pun akhirnya tidak bernilai apa-apa.. Bisa menjadi seseorang yang bermanfaat bagi orang lain, yang bisa membuat orang lain bahagia, adalah suatu kenikmatan yang luar biasa b uat aku.

Entah kenapa sekarang aku sangat menikmati pekerjaan ini. Ini menjadi bagian hidup ataupun sejarah hidup yang paling aku nikmati. Menjadi seorang pementor, seorang pembicara, seorang trainer, merupakan cita-cita aku sekarang. Aku tidak mau hidup aku terlepas dari pekerjaan tersebut. Karena menurut aku, pekerjaan membina seperti ini adalah pekerjaan yang sangat mulia, apalagi kalau kita tulus dalam menjalankannya.

Pekerjaan ini adalah pekerjaan yang bisa aku lakukan dimana aja, nggak butuh sekolah tinggi-tinggi, nggak butuh nunggu lulus sarjana, asalkan aku mau terus belajar dan mencari ilmu setiap saat.
Mungkin dulu, aku terlalu banyak berkhayal.. aku ingin menjadi dokter yang sukses, aku ingin buat rumah sakit yang besar, aku ingin ikut dalam tim tanggap bencana, menolong masyarakat yang kurang mampu, menjadi pahlawan bagi mereka, dan segudang impian lainnya. Sehingga aku hanya terorientasi untuk terus belajar yang rajin, aku nggak mau kegiatan belajar aku terganggu hal-hal lain.

Tapi aku jadi berfikir, kenapa aku terlalu yakin, hidup aku akan sampai kesana? Apa iya aku bisa merasakan menjadi seorang dokter?? Apa umurku akan mengantarkan aku menjadi pahlawan, yang bisa menolong orang-orang yang tidak mampu tersebut??

Lalu bagaimana kalau hari ini adalah hari terakhir yang kumiliki?

Bagaimana kalau satu jam lagi, raga ini sudah tidak bernyawa? Apa yang harus aku lakukan?? sudah berapa banyak manfaat aku berikan pada umat?? Sudah berapa banyak masyarakat yang aku bantu?? Sudah berapa banyak pahala yang aku kumpulkan? Sudah berapa banyak orang yang sedih akan kepergianku??

Ketika meninggal, semua amalan akan berhenti kecuali 3 hal, amal jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak shaleh yang mendoakannya. Karena itu, bagi aku, pekerjaan sebagai seorang mentor, murobbi, guru, adalah pekerjaan yang sangat mulia. Pekerjaan yang akan terus mengalirkan pahala pada dompet kita asalkan orang yang kita didik mengamalkan ilmu tersebut sebaik-baiknya. Hal itu yang juga membuat aku ingin menjadi seorang dosen sekarang.

Diawali dengan menjadi seorang mentor akademis. Mugkin kalo di fikir, waktu belajarku akan berkurang, waktu istirahatku pun berkurang. Tapi dengan berusaha membantu mereka, dengan sungguh-sungguh mendidik mereka, dengan menjadikan mereka seseorang yang berjiwa tulus, kita akan bisa ikut berkontribusi dalam membentuk seorang dokter yang cerdas dan siap mengabdi. Kita akan mendapat pahala dari 11 orang dokter, bila adik mentor kita ada sepuluh. Coba bandingkan dengan pahala 1 orang dokter, bila tidak ada satu orang un yang kita bina??

Lebih-lebih bila menjadi seorang mentor agama. Kita mengajak mereka untuk lebih mengenal Allah, lebih banyak beribadah, mengerjakan yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar. Kalau kita berhasil, mungkin setiap ibadah yang mereka lakukan pun akan mengalirkan pahala lagi ke dompet amal kita. Tanpa disadari, banyak celah kebaikan yang bisa kita lakukan. Banyak sumber pahala yang bisa kita pergunakan. Tapi terkadang, kita menutup mata akan hal-hal tersebut.

Untuk itu, aku ingin terus belajar. Mencari manfaat sebanyak-banyaknya dalam hidup, mencari ilmu sebanyak-banyaknya. Kemudian menyalurkannya pada orang-orang lain. Aku ingin bisa berbagi ilmu yang aku punya. Aku ingin bisa selalu menjadi inspirasi buat orang lain. Aku ingin hidup yang aku miliki bisa menjadi manfaat buat banyak orang. Mulai dari hari ini. Bukan besok, bukan tahun depan, dan bukan ketika telah menjadi seorang dokter. Tapi sekarang!! Saat ini juga!! Aku nggak mau waktu yang aku punya habis sedangkan aku belum berbuat apa-apa..

Aku memang punya impian, aku akan mengejar impianku itu.. tapi aku nggak mau, impian itu membuat aku tidak bisa melihat hal-hal kecil yang bisa menjadi ladang amal buatku. Aku akan menggapai impian itu dan memberikan manfaat lebih besar lagi, tapi aku juga nggak mau menghilangkan kesempatan untuk menjadi bermanfaat buat orang lain dari sekarang.. karena itu, aku akan mencoba kembali menata hidup aku, agar semuanya bisa aku jalani dengan baik..

Ya Allah, hamba mohon, jadikan semua sisi kehidupan hamba bisa menjadi manfaat dan inspirasi untuk orang lain, bantulah hamba untuk terus berubah menjadi insan yang lebih baik lagi.. Amiin…

Kalau berbicara masalah membina, aku jadi paham, bagaimana perasaan seorang guru ketika murid-muridnya mengerti apa yang ia jelaskan, ketika murid-muridnya mendapatkan nilai yang baik dalam ujian, ketika murid-muridnya bersemangat dalam belajar, dan ketika murid-muridnya menjadi orang yang berhasil dan membanggakan.

Aku mengerti bagaimana bahagianya hati seorang guru, melihat murid-muridnya berprestasi, bahagia yang mungkin bisa menjadikannya melupakan setiap tetesan keringat yang ia keluarkan, dan perasaan sayang yang teramat sangat pada murid yang telah berhasil ia bina tersebut.
Karena hal itu pula lah yang aku rasakan sekarang. Semangat aku yang ikut muncul melihat mereka semangat dalam belajar, rasa cemas ketika mereka sedang ujian, dan rasa bahagia yang teramat sangat ketika mereka semua berhasil dalam ujian yang mereka kerjakan. Jujur, perasaan bangga itu pada angkatan 2008 telah muncul di hati aku sejak awal mereka ospek. Entah kenapa persaan bangga dan sayang kepada mereka udah tertanam sejak dulu. Melihat mereka yang solid, kompak,dan membanggakan menghadirkan kebahagiaan tersendiri di hati aku.

Perasaan itu bertambah ketika aku menjadi mentor akademis, mentor agama, melihat kinerja mereka di Epidermis, dan yang terakhir melihat adik-adik aku di Pendpro. Entah kenapa aku merasa bangga menjadi seorang kakak dari adik-adik yang begitu hebat. Melihat semangat mereka membicarakan proker, semangat mereka ketika aku ajak ngobrol, padahal saat itu mereka baru aja selesai ujian. Tapi seolah rasa penat itu tidak hadir ketika mereka aku a jak untuk kumpul. Dan puncaknya adalah ketika aku menemani mereka belajar kemarin. Perasaan bahagia karena kehadiran aku yang mereka utarakan saat itu, membuat hati aku “jujur” sangat tersanjung, aku bahagia ba nget..

Tanpa kakak-kakak mentornya sadari, kehadiran mereka dalam membantu adik-adik sangat berarti buat adik-adiknya. Kehadiran mereka ternyata menjadi support tersendiri buat adik-adiknya. Tapi sayang, tidak banyak yang menyadari hal itu. Bahkan aku pun baru menyadari kemarin, bahwa harapan mereka pada kehadiran kakak-kakaknya sangat besar. Walaupun tidak banyak yang bisa kakak-kakaknya kasih, tapi kehadiran dan motivasi dari pem entor menjadi semangat tersendiri buat adik-adik.

Adik-adik teteh sayang kalian.. tetap pertahankan semangat kalian, dan berjuanglah, teteh yakin kalian bisa menjadi orang-orang yang hebat.

Mulai saat ini, aku berjanji, aku akan terus belajar, aku akan terus berusaha untuk membina dan di bina. Karena hidup harus selalu seimbang. Aku juga harus menjadi orang yang kuat (seperti janji aku ke seseorang,^^) agar bisa menjaga adik-adik aku dengan baik. Supaya bisa membantu mereka dan menjadi contoh yang baik bagi mereka.


Assalamualaikum wrwb…

Ahlan wa Sahlan ya Akhi, ya ukhti... semoga bisa bermanfaat untuk semuanya^^

demi masa

September 2019
S S R K J S M
« Jan    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Nutrisi Jiwa

Allah tak pernah menjanjikan hari-hari kita berlalu tanpa sakit,berhias tawa tanpa kesedihan,senang tanpa kesulitan.. Tetapi Allah menjanjikan kekuatan kepada kita,untuk dapat melewatnya, selama kita ber-husnuzan kepadaNya..

Status

berusaha sabar dan ikhlas^^..
Iklan