Najmulhayah's Blog

Archive for the ‘in memory of….’ Category

Sambil mengisi waktu, di tengah tak berdayanya tubuh untuk di ajak beraktivitas^^,, mungkin Allah memang sedang menyuruh untuk istirahat 🙂 , akhirnya hanya bisa terkulai lemas sambil mencoba merangkai kata, mengulangi rekaman kejadian tepat 3 hari yang lalu, saat hari bahagia saudara sepupuku Kania Adhiyanishita dengan suaminya Andhika.

Ya, hari itu, entah kenapa tamu tak diundang itu kembali hadir, ya, air mata itu kembali membanjiri wajahku di saat2 yang seharusnya aku tersenyum menghadiri akad nikah sepupuku. Entah sudah berapa kali, aku menangis saat mengikuti akad nikah saudara2 ku. Aku sendiri tidak yakin benar apa alasan yg membuat akhirnya air mata itu kembali terjatuh.


Aku hanya merasa suasana itu begitu syahdu, begitu mengharukan, begitu suci  dan begitu mengikat. Aku merasa akad nikah adalah sesuatu yang sangat sakral. Di saat itulah sang ayah, benar-benar melepaskan putrinya. Melepaskan putri yang selama ini di rawatnya, dididiknya, dijaganya dengan penuh rasa cinta dan kehati-hatian. Saat inilah sang ayah menyerahkan putrinya pada seorang pria yang telah dipilih, untuk menggantikan semua kewajibannya. Menjaganya, menafkahinya, mengayominya, dan mencintainya sepenuh jiwa dan raga.

Di dalam akad nikah inilah, terucap janji, untuk mengikat diri sebagai sepasang suami istri, yang saling menyayangi dan tidak menyakiti satu sama lain.  Yang menjalankan kewajibannya masing-masing guna menciptakan sebuah keluarga yang sakinah, mawadah wa rahmah. Janji yang seharusnya selalu diingat, di saat hati mulai jenuh, di saat jiwa mulai bosan, disaat fisik mulai lelah, disaat cinta mulai pudar, janji inilah yang harus selalu diingat. Untuk kembali menguatkan diri, kembali merangkai cita, kembali membangun cinta.

Ya, aku rasa ini bukan air mata kesedihan, tapi air mata haru. Haru dengan semua prosesi sacral itu. Haru dengan prosesi pemindahtanganan semua tanggung jawab itu. Hati ini hanya menyimpan harap, semoga kelak tanggung jawab terhadapku bisa diserahkan ayahku ke orang yang benar2 tepat. Orang yang benar2 bisa menjaga janji pernikahannya pada ayahku sampai akhir hayat kami. Orang yang benar2 bisa menjaga tanggungjawab itu, dan menggantikan kewajiban ayahku dengan baik. Bisa senantiasa membimbingku menggapai Ridha-Nya,Melahirkan generasi2 mujahid, dan menjadi Murrobi terbaik yang akan mengajakku terbang ke syurga-Nya.. Amiin..

Semoga setiap suami istri senantiasa mengingat kembali janji akad nikahnya ketika menghadapi permasalahan apapun dalam rumah tangganya. Sehingga bisa kembali menguatkan hati, dan menyadari tanggungjawabnya masing-masing.

Setelah akad nikah, acara dilanjutkan dengan resepsi pernikahan. Pernikahan yang bernuansa pink itu sangat menarik hati untuk bisa men-copy paste itu suatu saat nanti^^.. Subhanallah loh, ternyata cocok juga loh, kalau pink dipadu dengan warna silver. Istrinya terlihat cantik, suaminya terlihat gagah. Inspiring banget lah,untuk mewujudkan cita2 menikah dengan busana pink,heheu^^..

Di pernikahan itu, bener2 latihan buat jadi pengantin. Berdiri lama mempersilahkan para tamu undangan yg mau memberi selamat, dan sampai para tamu habis,kita belum boleh duduk. Pengalaman yang unik juga, adalah setelah kita boleh berpencar. Waktu dulu, waktu kita masih remaja (ceritanya skrg udh dewasa^^),, aku sama saudara2 aku tuh pasti bareng2.. jadi pagar ayu bareng, terus berkeliarannya bareng, makannya bareng sambil ngobrol2. Nah sekarang, ketika semua beranjak dewasa dan udah punya pacar masing2, aku deh yang kebingungan. Setelah kita menyelesaikan tugas kita, ketika aku mau ajak saudara2 aku ambil makan, ternyata mereka sudah berpencar duluan dengan pacarnya masing2.. waduh, sedih juga, akhirnya aku berkeliaran sendiri, dan salam sana-sini kalau ada saudara yg aku kenal.

Hmm, sempet terbersit pikiran iseng, karena aku ga boleh pacaran, biar kalo saudara2 aku nikah aku ga sendiri lagi, gimana kalau aku juga cepet nikah aja yah??! Hihihi^^,, tapi logika kembali menyadarkan, huss2, kayak yg udah siap aja.. jadi istri dan jadi ibu itu bukan pekerjaan sembarangan harus dipersiapkan dengan matang. Apalagi aku nya masih kekanak-kanakkan kayak gini.. Tapi benar loh saudara2,, kalau kita mau mempelajari dan memahami lebih jauh,pekerjaan seorang ibu itu tidak main2, semakin dipelajari,aku jadi semakin merasa blm siap..

Tapi semoga ketika waktunya tiba, aku sudah cukup siap dan dewasa dalam menjalani dan menyikapi semuanya,, amiiin…. Ups,, udah ah,, jadi ngomongin itu.. saya kan masih keciiilll…^^..

Pokoknya,, Barakallah lah buat Uni Nia dan da Andhika,, semoga pernikahannya Barakah dan  bisa membentuk keluarga yang sakinah,mawaddah,warahmah, melahirkan generasi2 yang shaleh dan shalehah^^,amiin^^..


Iklan

photo 2


Sing Hade Hate, Perjalanan menuju Kedewasaan..

photo 1

Bikin Bivak sendiri, hujan-hujanan, dingin, baju lembab semua, banyak binatang, digigit lintah, dan lain sebagainya.. Kalau dibayangkan sih,  kayaknya itu bukan aku banget .. aku yang alergi dingin, aku yang  takut binatang, aku yang nggak biasa hidup di alam, aku yang gampang cape, aku yang manja, aku yang tidur aja masih pengen ditemenin, makan aja kadang masih disuapin sama ibu aku, disuruh melakukan hal kayak gitu?! kalau cuma difikir-fikir sih kayaknya itu hal yang nggak mungkin banget aku jalanin.

Tapi ternyata  setelah coba di jalanin dan coba diberaniin, aku bisa juga hadapin itu semua. Walaupun susah minta izinnya, walau sampai diledekin sama ibu aku “Masa anak manja mau di ajak camping?!”, walaupun sampai harus di anterin ke kampus sama ibu aku dan dilihatin perginya, walaupun sempet nangis di sananya, walaupun terus-terusan minta pulang pas disana,  akhirnya semuanya menjadi bagian dari hidup aku  juga.

photo 3

Tapi kayaknya, walaupun akhirnya aku berhasil jalanin itu semua, bagi aku, kegiatan seperti itu tetep aja bukanlah hal yang ingin aku ulang. Cukup sekali aja aku rasain itu, aku udah cukup puas kok^^.. Walaupun emang banyak banget pelajaran yang bisa aku ambil dari kegiatan itu, seperti respect, tepat waktu, bersyukur, mandiri, dan kesetaraan semua orang di mata Allah dan di mata alam, dan semua ilmu lain yang banyak menyadarkan aku di sana.

Sebenarnya, kegiatan berkemah dan hidup di alam itu hobi aku juga sih.. Waktu SMA aku ikut pramuka, dan aku suka banget ikut campingnya. Tapi camping yang tidur di tenda, yang bikin api unggun, yang tendanya tenda kecil buat ber-enaman, bukan camping yang harus bikin bivak sendiri pas hujan dan tubuh kita basah banget diguyur air hujan. Karena itu semua bikin aku menggigil dan aku emang dasarnya gak terlalu kuat kedinginan kayak gitu. Dan bukan juga camping yang aku sampai di gigit lintah^^… aku takut banget waktu itu..

photo 6

Tapi secara keseluruhan, aku juga seneng kok, bisa ngerasain acara ini, kapan lagi coba?! Banyak juga hikmah yang aku dapet. Hal yang paling banget aku sadarin di sini dan aku ambil pelajarannya adalah rasa Syukur. Aku sangat bersyukur aku punya rumah untuk berteduh, nggak usah masak dengan alat-alat kayak gitu, makanan udah tersedia, sumber air mudah, ke kamar mandi deket, dan banyak lagi yang harus aku syukuri.

Karena itu, aku harus lebih memanfaatkan hidup aku lagi. Hidup aku sudah sangat terfasilitasi, jadi aku harus lebih mengefektifkan lagi hidup aku. Aku harus lebih banyak berkarya dan menghasilkan prestasi. Jangan sampai hidup aku yang sudah sangat difasilitasi oleh orang tua aku, jadi sama artinya dengan orang yang harus membanting tulang membiayai hidupnya sendiri. Waktu dan tenaga lebih yang aku  punya harus lebih banyak aku manfaatkan untuk mencari ilmu sebanyak-banyaknya.

photo 22

Selain itu, aku juga harus lebih sering membuka mata melihat orang-orang yang tidak seberuntung aku, dan membuka mata hati aku untuk senantiasa membantu mereka yang memang butuh bantuan. Aku jadi pingin deh bikin sekolah gratis^^. Kayaknya bahagia banget kalau bisa ngajar orang-orang yang memang punya semangat dan keinginan yang tinggi untuk bisa belajar. Ya Allah semoga hidup aku bisa senantiasa bermanfaat untuk orang lain. Jadikanlah aku hamba yang senantiasa engkau Ridhai. Amiin..


n1231233769_365263_8050207



Assalamualaikum wrwb…

Ahlan wa Sahlan ya Akhi, ya ukhti... semoga bisa bermanfaat untuk semuanya^^

demi masa

Oktober 2018
S S R K J S M
« Jan    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Nutrisi Jiwa

Allah tak pernah menjanjikan hari-hari kita berlalu tanpa sakit,berhias tawa tanpa kesedihan,senang tanpa kesulitan.. Tetapi Allah menjanjikan kekuatan kepada kita,untuk dapat melewatnya, selama kita ber-husnuzan kepadaNya..

Status

berusaha sabar dan ikhlas^^..
Iklan