Posted by: najmulhayah on: Maret 30, 2010
..Hanya kepada Allah lah manusia bergantung dan berserah diri..
kau datang dalam hidupku,
Mengisi ruang kesepian,
Mengobati kekosongan jiwa,
kau hadir dalam hidupku,
Bagaikan hujan yang mengguyur sang Bumi,
Ia datang tiba-tiba,
Tanpa aku sadari,
Memberikan kesejukan
Menggemburkan tanah dan ladang,
Lalu dia pergi
Hilang..
Hanya meninggalkan bekas hujan
Meninggalkan genangan air
Ya, semua datang dan pergi,
Meninggalkan kenangan masing-masing
Baik itu pahit dan sakit
Maupun menyenangkan
Hingga aku sadari
Tidak ada yg pernah abadi
Tidak ada yg selalu bersedia di sisi
Menemani hari-hari sepi
Hingga aku sadari
Hanya Kau tempat ku bergantung
Hanya Kau yang senantiasa ada
Untukku mengadu
Untuk ku bercerita
Untuk menemani hari-hari sepi
Yang sunyi bagai tak ada penghuni di bumi
Selain aku dan Kau..
Kau yang selalu terbuka
Untukku berdoa
Untukku berharap
Untuk selalu di sisiku
Menemani setiap kekosongan jiwa
Mengisi setiap ruang kesepian
Untuk memberikan semangat
Memberikan arah, di saat ku mulai goyah
Rabbi, jangan Kau tinggalkan aku,,
Aku tak perduli,
Satu-persatu dari mereka pergi,
Aku tak peduli,
Asal Kau tetap di sini,
Di hati yg lemah ini..
Mengingat kembali perjalanan hidup selama 21 tahun ini,
Mengingat semua peristiwa yang terjadi,,
Peristiwa-peristiwa indah yang membuatku tersenyum mengingatnya,
maupun peristiwa-peristiwa pahit yang membuatku terkadang kembali menangis..
mengingat kembali setiap orang-orang yang pernah hadir,
mengisi indahnya hari-hari yg sedang aku jalani, namun tak berapa lama, meraka kembali pergi..
semua orang di kehidupan kita akan selalu datang dan pergi,
berganti lingkungan, maka individunya pun akan senantiasa berganti,,
mengingat kedekatan dengan teman-teman di SD, SMP, SMA,
mereka semua pernah mengisi hari-hariku, menjadi teman yg senantiasa ada, menjadi tempat cerita yang nyaman, menjadi rekan untuk belajar dan kawan untuk bermain.
Namun tak berapa lama, semua kembali berganti..
Karena jarak tak kembali merestui, untuk bisa selalu bersama..
Walau ajang reuni terkadang bisa mengobati, tapi tetap ada yg terasa beda, karena setiap manusia pun akan berubah.
Begitupun ketika sampai di bangku kuliah,
Mengingat kelompok tutor yg senantiasa berganti,
Dan waktu kosong yg tidak selalu sama
Semua pun akhirnya kembali datang dan pergi
Kadang merasa begitu dekat, tapi tiba-tiba merasa jauh, bahkan untuk bercerita pun menjadi sulit.
Ketika ada seseorang yg benar-benar membuatku merasa nyaman, merasa aman, merasa senang, akhirnya pun kembali pergi,karena sebuah alasan.
Pergi bahkan tanpa ada lagi komunikasi..
Bahkan orang tua yang senantiasa ada,
Saat mata ini terbuka di pagi hari,,
Kini mereka terasa jauh..
Dan bahkan suatu saat pun,
Mereka mungkin akan benar-benar meninggalkan kita..
Di tengah kesendirian, sangat terasa di hati ini, bahwa dalam kehidupan tidak pernah ada yg abadi.
Bahwa bergantung pada manusia, tidak akan memberikan rasa aman,
Karena kita nggak pernah bisa menjamin,
Dan mengatur hati manusia,
bila nama kita tak lagi hadir di hatinya,
maka tidak bisa dipaksa untuk kembali hadir,
bila kita bukan teman yg diharapkannya,
maka kita pun tak akan pernah bisa memaksa,
setiap orang punya hak masing2,
untuk merasa nyaman pada kita, lalu tiba2 pergi karena sebuah alasan.
Karenanya, jangan gantungkan diri kita pada manusia,,
Sekalipun pada orang tua kita sendiri,
Karena kita tidak akan pernah bisa merasa aman sepenuhnya..
Semuanya akan datang dan pergi,,
Tanpa bisa kita atur,,
Karenanya, senantiasa gantungkan diri kita,
Hanya pada Dia yang senantiasa ada..
Yang tidak akan pergi meninggalkan kita,
Selama kita masih mau bergantung padaNya,
Masih menjadi hambaNya yang senantiasa mencintaiNya
Dan senantiasa mendekatkan diri padaNya,,
Rasulullah SAW Bersabda,
“Allah SWT berfirman,’Barang siapa mendekat kepada-Ku sejengkal,maka Aku pun mendekat kepadanya sehasta, Barangsiapa yang mendekat kepada-Ku sehasta,maka Aku pun akan mendekat kepada-Nya sedepa, Barang siapa yang datang kepada-Ku dengan berjalan, Aku pun datang kepada-Nya dengan berlari..” (HR Muslim)
Januari 26, 2011 pada 4:51 am
belajar banyak